
Tenses dalam bahasa Inggris adalah salah satu dasar grammar yang sangat penting untuk dipahami saat belajar bahasa Inggris. Dengan memahami tenses, kamu bisa menjelaskan kapan sebuah aksi terjadi, apakah di masa sekarang, masa lalu, atau masa depan.
Kamu lagi belajar tenses dalam bahasa inggris? Kalau kamu lagi belajar bahasa Inggris, pasti udah sering dengar soal tenses. Nah, tenses dalam bahasa Inggris itu penting banget karena mereka nunjukin waktu dan bentuk aksi dalam sebuah kalimat, apakah sesuatu itu sudah terjadi, lagi terjadi, atau akan terjadi.
Tenang, kamu gak perlu bingung. Di artikel ini kita bahas 12 tenses dalam bahasa Inggris secara lengkap: dari pengertian, rumus, sampai contoh kalimatnya.
Tenses adalah bentuk kata kerja (verb) yang menunjukkan waktu terjadinya suatu kejadian dalam sebuah kalimat.
Masing-masing punya empat bentuk: simple, continuous, perfect, dan perfect continuous.
| Tense | Rumus | Contoh |
|---|---|---|
| Simple Present | S + V1 | I eat rice every day |
| Present Continuous | S + am/is/are + Ving | I am eating rice |
| Present Perfect | S + have/has + V3 | I have eaten rice |
| Simple Past | S + V2 | I ate rice yesterday |
| Future | S + will + V1 | I will eat rice |
Dari 16 tenses yang ada, kamu tidak perlu menggunakan semuanya setiap saat. Dalam percakapan sehari-hari (maupun tes speaking), native speaker biasanya paling sering menggunakan 3 tenses utama: Simple Present Tense (untuk kebiasaan/fakta), Simple Past Tense (untuk cerita masa lalu), dan Simple Future Tense (untuk rencana ke depan).
Banyak yang bingung karena keduanya sama-sama menceritakan masa lalu. Bedanya: Simple Past digunakan untuk kejadian yang sudah benar-benar selesai di masa lalu dan ada keterangan waktu yang jelas (contoh: I ate an apple yesterday). Sedangkan Present Perfect digunakan untuk kejadian di masa lalu yang efek atau hasilnya masih nyambung/terasa sampai sekarang (contoh: I have eaten, so I’m not hungry).
Untuk IELTS dan TOEFL, pemahaman grammar yang kuat sangat krusial, terutama di sesi Writing dan Speaking. Kamu tidak dituntut untuk menghafal nama rumusnya satu per satu, tapi kamu wajib tahu kapan dan bagaimana menggunakannya dengan tepat agar kalimatmu memiliki konteks waktu yang akurat dan grammar yang bervariasi (grammatical range).
Jangan dihafal saja! Pahami polanya. Tenses selalu merupakan gabungan dari Waktu (Present, Past, Future, Past Future) dan Sifat Kejadian (Simple, Continuous, Perfect, Perfect Continuous). Misalnya, kalau ada kata Continuous, pasti kata kerjanya pakai V-ing. Kalau ada kata Perfect, pasti pakai V3. Pahami konsep dasarnya, lalu perbanyak latihan membuat contoh kalimat sendiri.
Belajar tenses dalam bahasa Inggris memang terlihat rumit di awal, tapi kalau kamu pahami satu per satu, semuanya jadi lebih mudah. Mau belajar bahasa Inggris lebih dalam atau pengen kuliah di luar negeri kayak Australia, UK, atau Singapura? Kamu bisa banget konsultasi GRATIS bareng tim AUG Indonesia.
Hubungi AUG Student Services sekarang juga untuk info lengkap soal pendaftaran, beasiswa, dan visa pelajar!