AUG Social Media
AUG Student Services logo
Menu

Gimana Cara Buat Passport? Cek Tutorial-nya di Sini!

Gimana Cara Buat Passport? Cek Tutorial-nya di Sini!

Punya mimpi melanjutkan studi ke luar negeri? Sudah sibuk riset kampus incaran, nyiapin budget, sampai ikut les bahasa Inggris sana-sini, tapi lupa satu hal yang paling krusial? Yap, dokumen identitas internasionalmu! Buat kamu yang baru pertama kali merantau lintas negara, mencari tahu cara buat passport kadang bikin bingung harus mulai dari mana. Padahal, di era digital seperti sekarang, berurusan dengan Direktorat Jenderal Imigrasi sudah nggak seseram dan seribet zaman dulu. Semua pendaftaran dan antrean kini sudah terintegrasi secara online. Secara singkat, cara buat passport adalah: unduh aplikasi resmi, isi formulir digital, pilih jadwal kedatangan, bayar tagihan, lalu datang ke Kantor Imigrasi untuk wawancara dan foto. Gampang banget, kan? Tapi tunggu dulu, ada beberapa trik dan aturan yang wajib kamu perhatikan agar permohonanmu nggak ditolak sistem. Yuk, kita bedah tuntas panduan langkah demi langkah, rincian biaya terbaru, sampai life hack wawancara imigrasi khusus untuk future students!

Kenapa Harus Dibuat Jauh-Jauh Hari?

Banyak future students yang menunda membuat paspor karena merasa, “Ah, kan berangkatnya masih tahun depan.” Ini adalah kesalahan fatal! Faktanya, paspor adalah dokumen wajib pertama yang harus kamu miliki bahkan sebelum kamu mendaftar ke kampus impian. Mengapa demikian?

  • Syarat Tes Bahasa: Kamu tidak bisa mendaftar ujian sertifikasi internasional seperti IELTS atau TOEFL tanpa menginput nomor paspor yang valid.
  • Syarat Pendaftaran Kampus: Universitas di luar negeri akan meminta salinan Lembar Biodata Paspor sebagai syarat utama untuk menerbitkan Letter of Acceptance (LoA).
  • Aturan Kedaluwarsa (Expired): Paspor tidak boleh memiliki masa berlaku kurang dari 6 bulan sebelum tanggal keberangkatanmu. Jadi, sangat disarankan untuk mengurusnya sejak kamu berada di kelas 12 SMA atau di awal fase persiapan study abroad.

Syarat Dokumen: Wajib Asli & Fotokopi

Sebelum mengunduh aplikasi pendaftaran, siapkan dulu kit utamamu. Saat hari H di Kantor Imigrasi, kamu wajib membawa dokumen fisik asli beserta fotokopinya (fotokopi di kertas A4 utuh, jangan dipotong kecil-kecil!). Berikut adalah 3 dokumen wajib yang harus kamu siapkan:

  • e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) yang masih berlaku.
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Akta Kelahiran / Ijazah / Akta Perkawinan / Buku Nikah / Surat Baptis (Pilih salah satu saja yang paling lengkap datanya).

Catatan Sangat Penting: Pastikan ejaan nama, tempat dan tanggal lahir, serta nama orang tua di ketiga dokumen tersebut sinkron alias sama persis! Jika ada perbedaan satu huruf saja (misal di KK tertulis “Muhamad” tapi di Akta tertulis “Muhammad”), pihak Imigrasi berhak menolak permohonanmu sampai kamu memperbaikinya di Dukcapil.

E-Paspor vs Paspor Biasa: Pilih Mana?

Saat mendaftar nanti, kamu akan dihadapkan pada dua pilihan: Paspor Biasa Non-Elektronik atau Paspor Elektronik (e-Paspor). Keduanya sah dan bisa digunakan di seluruh dunia, tapi ada perbedaan fitur yang sangat krusial. Bagi future students yang akan sering bolak-balik ke luar negeri, sangat direkomendasikan untuk memilih e-Paspor.

  • Auto-Gate Bandara: e-Paspor dilengkapi dengan chip yang menyimpan data biometrik wajah dan sidik jarimu. Kamu bisa langsung melewati auto-gate di berbagai bandara internasional tanpa perlu antre panjang di loket petugas.
  • Kemudahan Mengurus Visa: Banyak negara maju lebih menyukai e-Paspor karena tingkat keamanannya tinggi. Ini akan sangat mempermudah proses apply student visa, termasuk fitur pengajuan e-Visa mandiri.
  • Keistimewaan Visa Waiver Jepang: Jika kamu punya e-Paspor, kamu bisa mendaftarkan fasilitas Bebas Visa (Visa Waiver) ke Jepang. Lumayan banget buat sekadar transit liburan singkat sebelum lanjut terbang ke negara tujuan studimu!

Rincian Biaya Paspor Terbaru (Masa Berlaku 5 vs 10 Tahun)

Berapa sih biaya resmi atau Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang harus disiapkan? Saat ini, pemerintah Indonesia menyediakan dua opsi masa berlaku paspor, yakni 5 tahun dan 10 tahun (khusus untuk WNI berusia di atas 17 tahun). Berikut adalah rincian biaya resminya:

  • Paspor Biasa Non-Elektronik (5 Tahun): Rp 350.000
  • Paspor Biasa Non-Elektronik (10 Tahun): Rp 650.000
  • Paspor Elektronik / e-Paspor (5 Tahun): Rp 650.000
  • Paspor Elektronik / e-Paspor (10 Tahun): Rp 950.000

Butuh paspor super cepat karena dikejar deadline kampus? Direktorat Jenderal Imigrasi juga menyediakan Layanan Percepatan Paspor yang dijamin selesai pada hari yang sama. Biayanya adalah tambahan Rp 1.000.000 (belum termasuk tarif dasar paspor pilihanmu di atas).

Tutorial Aplikasi M-Paspor: Trik Anti-Gagal & Golden Time

Sejak tahun 2022, sistem APAPO (Aplikasi Pendaftaran Antrean Paspor Online) sudah dipensiunkan dan diganti dengan aplikasi super canggih bernama M-Paspor. Berikut adalah alur pendaftaran dan solusi pain points yang sering dialami pemohon:

  1. Unduh M-Paspor: Tersedia gratis di Google PlayStore (Android) atau App Store (iOS). Buat akun menggunakan email aktifmu.
  2. Isi Formulir & Unggah Dokumen: Kamu akan diminta mengambil foto dokumen syarat. Trik: Ambil foto dokumen tegak lurus dari atas dengan pencahayaan terang agar sistem bisa membacanya. Jika kamera HP bermasalah, langsung saja upload file format JPG dari hasil scan dokumen asli.
  3. Pilih Lokasi Imigrasi: Jika slot di Kantor Imigrasi terdekatmu penuh, jangan panik! Gunakan fitur “lokasi saat ini” di aplikasi untuk melihat rekomendasi Kantor Imigrasi lain yang masih berada di satu provinsi/kota dengan slot kosong.
  4. Golden Time Pembayaran: Ini tahap paling krusial! Setelah berhasil memilih jadwal, kamu akan menerima 15 digit Kode Billing PNBP. Kamu wajib melunasi pembayaran maksimal 2 jam setelah kode terbit! Jika terlewat, permohonanmu akan kedaluwarsa secara otomatis dan kamu harus mengulang dari awal.

Tips Hari H: Wawancara, Foto Biometrik, & Reschedule

Gimana Cara Buat Passport? Cek Tutorial-nya di Sini!

Sudah berhasil bayar? Kini saatnya kamu hadir secara fisik di Kantor Imigrasi sesuai jadwal pilihanmu.

  • Solusi Kalau Mendadak Berhalangan: Ada ujian dadakan di sekolah/kampus saat jadwal Imigrasi? Tenang, M-Paspor punya fitur Reschedule (Ganti Jadwal). Syaratnya: reschedule khusus ini hanya bisa dilakukan maksimal H-1 sebelum jadwal asli, hanya boleh dipakai 1 kali, dan batas pemilihan jadwal barunya adalah 30 hari ke depan (kecuali dalam Force Majeure).
  • Proses Verifikasi Adjudikasi: Setibanya di Kanim, petugas akan mengecek keaslian seluruh berkas yang sudah kamu unggah di aplikasi.
  • Foto & Sidik Jari: Pakailah kemeja atau pakaian berkerah yang rapi. Jangan memakai baju berwarna putih agar tidak menyatu dengan background foto biometrik di ruang Imigrasi!
  • Trik Wawancara Pelajar: Saat wawancara, petugas akan memastikan tujuanmu membuat paspor. Untuk meyakinkan mereka, jangan lupa bawa bukti seperti Letter of Acceptance (LoA) dari kampus luar negeri, Letter of Guarantee (LoG) beasiswa, atau minimal Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)/Kartu Pelajar. Jawab dengan jujur dan santai bahwa tujuanmu murni untuk studi/pendidikan.

Persiapan Passport Beres? Saatnya Konsultasi ke AUG Student Service!

Mempersiapkan passport memang langkah awal yang mendebarkan, tapi itu baru permulaan dari perjalanan study abroad kamu yang sesungguhnya. Begitu passportmu sudah di tangan, kamu sudah siap 100% untuk mengeksekusi pendaftaran ke universitas impianmu di luar negeri! Daripada pusing mengurus kerumitan terjemahan dokumen, pendaftaran kampus yang super ketat, hingga permohonan Student Visa sendirian, serahkan saja semuanya pada ahlinya. AUG Student Service hadir sebagai konsultan pendidikan resmi yang siap mendampingimu menggapai masa depan global!

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa aplikasi resmi untuk membuat paspor secara online?

Nggak perlu antre subuh-subuh lagi! Kamu cukup pakai aplikasi M-Paspor keluaran Dirjen Imigrasi yang bisa langsung di-download dari smartphone kamu.

Dokumen apa saja yang wajib dibawa saat wawancara paspor di Imigrasi?

Bawa berkas aslinya dan fotokopi ukuran A4 tanpa dipotong! Syaratnya cuma tiga: e-KTP, Kartu Keluarga (KK), dan salah satu dari Akta Kelahiran atau Ijazah. Pastikan nama di semua dokumen itu sama persis, ya!

Berapa lama batas waktu pembayaran kode billing M-Paspor?

Ingat aturan Golden Time! Kamu cuma punya waktu maksimal 2 jam untuk bayar tagihan negara (PNBP) setelah dapet kode billing. Lewat semenit aja, pendaftaranmu bakal langsung kedaluwarsa.

Apakah mahasiswa yang akan kuliah ke luar negeri lebih baik memilih e-Paspor?

Wajib banget pilih e-Paspor! Data biometrik di dalamnya bikin kamu bisa lewat auto-gate bandara tanpa antre panjang, lebih gampang saat apply visa pelajar, dan bisa request fasilitas Bebas Visa ke Jepang.

Apakah jadwal kedatangan di Kantor Imigrasi bisa diubah (reschedule)?

Bisa kok! Kalau ada urusan mendadak, kamu bisa pakai fitur Reschedule di aplikasi maksimal H-1 sebelum jadwal awal. Tapi ingat, kamu cuma dikasih jatah 1 kali buat ganti jadwal!

Kamu berencana kuliah di Malaysia, kuliah di China, kuliah di New Zealand, kuliah di Amerika, kuliah di Kanada, kuliah di Switzerland, atau kuliah di Inggris? Konsultasikan semua rencanamu bareng konsultan AUG Indonesia! Kamu bisa konsultasi online atau langsung datang ke kantor terdekat, tinggal pilih mana yang paling nyaman buat kamu.

Langsung aja klik buat ngobrol sama tim AUG Indonesia sekarang. Yuk, mulai langkah baru buat wujudkan kuliah di luar negeri TANPA RIBET!

 

Tertarik Konsultasi?

Hubungi AUG Student Services sekarang juga untuk info lengkap soal pendaftaran, beasiswa, dan visa pelajar!

AUG Serpong (NEW OFFICE!)
WhatsApp: +62 8777-6-777-284
AUG Pekanbaru (NEW OFFICE!)
WhatsApp: +62 822-8806-0935

 

Blog Page Indonesia

 

Konsultasi Gratis

 

Lengkapi formulir berikut untuk memulai Konsultasi Gratis dengan Counsellor AUG Student Services