
Last Updated: Agustus 2026 | Ditulis oleh Tim Konsultan AUG Student Services Indonesia
Kamu lagi galau antara ambil TOEFL atau IELTS buat syarat kuliah ke luar negeri, beasiswa, atau kerja internasional? Tenang, kamu nggak sendirian! Banyak banget pelajar Indonesia yang kebingungan milih tes bahasa Inggris yang paling pas sesuai kebutuhan mereka. Dua-duanya sama-sama tes English, tapi ada beberapa perbedaan penting yang wajib kamu tahu biar nggak salah langkah.
Yuk, baca tuntas artikel ini biar kamu bisa tentuin mana yang paling cocok buat tujuan kamu, plus tips biar makin siap ngerjainnya!
Apa Itu TOEFL dan IELTS?
Singkatnya: TOEFL (Test of English as a Foreign Language) dan IELTS (International English Language Testing System) adalah dua tes bahasa Inggris paling populer di dunia, diakui secara internasional dan sering jadi syarat wajib untuk masuk universitas, mendapatkan beasiswa, atau melamar kerja ke luar negeri, dengan perbedaan utama pada format ujian dan aksen bahasa yang digunakan.
1. Asal-Usul dan Kepopuleran
TOEFL dikembangkan di Amerika Serikat dan lebih populer untuk keperluan kuliah di AS, Kanada, sebagian Asia, dan beberapa negara Eropa.
IELTS dikembangkan bersama British Council, IDP: IELTS Australia, dan Cambridge Assessment English. Tes ini sering dipakai untuk kuliah atau kerja di Inggris, Australia, Selandia Baru, dan negara-negara Eropa.
2. Format Ujian
- TOEFL iBT (Internet-Based Test): Semua sesi, Reading, Listening, Speaking, Writing, dikerjakan lewat komputer, termasuk speaking yang berupa rekaman suara.
- TOEFL PBT (Paper-Based Test): Versi ini kini jarang ditemui, hanya tersedia di beberapa lokasi terbatas.
- IELTS: Pilihan computer-based atau paper-based untuk Reading, Listening, dan Writing. Sesi Speaking selalu face to face (wawancara langsung dengan penguji).
3. Struktur Tes dan Penilaian
Sebelum lihat tabel, ini ringkasan format tiap tes:
TOEFL
- Reading: 3-4 bacaan panjang, soal pilihan ganda
- Listening: Lecture dan conversation, soal pilihan ganda
- Speaking: 4 tugas rekaman suara
- Writing: 2 essay (integrated & independent)
- Skor total: 0-120 (setiap section 0-30)
IELTS
- Listening: 4 bagian, total 40 soal
- Reading: 3 bacaan panjang, total 40 soal
- Writing: 2 tugas (grafik atau surat & essay)
- Speaking: Wawancara langsung 11-14 menit
- Skor band: 1-9 (rata-rata skor empat bagian)
Tabel Perbandingan TOEFL vs IELTS
4. Contoh Study Case
- Raisa (Calon mahasiswa S2 di New York): “Aku pilih TOEFL karena universitas di US cuma terima TOEFL, dan aku lebih nyaman dengan listening ala Amerika.”
- Bagas (Beasiswa S1 di UK): “Aku pilih IELTS karena beasiswanya di Inggris. Speaking face-to-face bikin aku nggak gugup kayak rekaman sendiri.”
5. Lokasi Tes & Biaya
Yang paling sering kami temui di sesi konsultasi: banyak calon mahasiswa yang baru sadar biaya TOEFL dan IELTS sebenarnya tidak jauh berbeda, jadi keputusan lebih baik didasarkan pada syarat kampus tujuan, bukan cuma soal harga.
- TOEFL: Tes rutin di kota besar Indonesia. Biaya sekitar USD 195-260 (tergantung lokasi dan jenis tes).
- IELTS: Tes di hampir semua kota besar. Biaya sekitar Rp 3.250.000-3.850.000.
Pendaftaran online lewat situs resmi masing-masing. Cek jadwal dan lokasi sebelum daftar!
6. Hasil Keluar & Masa Berlaku
- Hasil TOEFL: sekitar 6-10 hari kerja
- Hasil IELTS: sekitar 3-7 hari (CBT) atau 13 hari (paper-based)
- Masa berlaku sertifikat: 2 tahun sejak tanggal tes
7. Tips Praktis Biar Lolos Tes!
- Tentukan Tujuanmu: Cek jenis tes dan skor minimum yang dibutuhkan kampus/beasiswa.
- Latihan Rutin: Gunakan soal gratis online dan ikut try out dengan penilaian mirip aslinya.
- Kenali Kelebihan & Kekurangan Pribadi: Lebih nyaman ngomong langsung? Pilih IELTS. Suka format komputer dan aksen Amerika? Pilih TOEFL.
- Ikut Kursus Intensif jika Perlu: Pastikan kursus update soal terbaru dan punya reputasi baik.
- Simulasi Waktu: Latihan dengan timer supaya terbiasa dengan batas waktu.
- Persiapkan Mental & Fisik: Cukup tidur, makan sehat, dan relaks sebelum tes.
Nah, itu tadi penjelasan lengkap tentang perbedaan TOEFL dan IELTS. Intinya, dua-duanya sama-sama diakui secara internasional, cuma beda “style” dan tujuan aja. TOEFL lebih ke arah American English dan sering dipakai buat ke Amerika, sedangkan IELTS lebih ke British English dan biasanya diminta buat kuliah atau kerja ke UK, Australia, atau negara lain.
Nggak ada yang paling gampang atau paling susah, semua tergantung kebiasaan belajar kamu dan tujuan akhirnya. Yang penting, jangan asal pilih, cek dulu syarat kampus, jurusan, atau beasiswa yang kamu incar.
Masih Galau? Konsultasi Gratis Bersama AUG!
Kalau kamu masih galau milih antara TOEFL dan IELTS, atau butuh info soal persiapan, pendaftaran, sampai tips beasiswa luar negeri, langsung aja konsultasi gratis ke tim AUG Indonesia. Mereka siap bantu kamu dari awal sampai kamu benar-benar siap tes, jadi nggak perlu jalan sendirian.
Kamu berencana kuliah di Malaysia, kuliah di China, kuliah di New Zealand, kuliah di Amerika, kuliah di Kanada, kuliah di Switzerland, atau kuliah di Inggris? Konsultasikan semua rencanamu bareng konsultan AUG Indonesia! Kamu bisa konsultasi online atau langsung datang ke kantor terdekat, tinggal pilih mana yang paling nyaman buat kamu.
Langsung aja klik buat ngobrol sama tim AUG Indonesia sekarang. Yuk, mulai langkah baru buat wujudkan kuliah di luar negeri TANPA RIBET!
Tertarik Konsultasi?
Hubungi AUG Student Services sekarang juga untuk info lengkap soal pendaftaran, beasiswa, dan visa pelajar!

Register
Login

