
Last Updated: Juni 2026 | Ditulis oleh Tim Konsultan AUG Student Services Indonesia
Bagi siswa SMA kelas 12 atau siapa pun yang lagi mulai riset kuliah, dua istilah ini pasti sering muncul: fakultas dan jurusan. Kelihatannya sepele, tapi banyak yang masih salah kaprah. Ada yang bilang “mau masuk Fakultas Psikologi” padahal yang dimaksud adalah jurusan. Ada juga yang memilih berdasarkan nama fakultas yang keren tanpa benar-benar memahami jurusan spesifik di dalamnya.
Kesalahan seperti ini bisa berdampak besar, dari salah pilih prodi sampai bingung waktu mengisi formulir pendaftaran di kampus luar negeri yang strukturnya berbeda dari Indonesia.
Artikel ini akan menjelaskan tuntas perbedaan fakultas dan jurusan, lengkap dengan contoh nyata dari kampus dalam dan luar negeri, serta tips praktis untuk memilih dengan tepat.
Fakultas adalah unit organisasi besar di universitas yang menaungi beberapa jurusan atau program studi yang masih satu rumpun ilmu. Kalau universitas adalah sebuah kota, fakultas adalah kecamatan yang mengurus wilayah tertentu.
Fungsi utama fakultas bukan mengajar langsung, melainkan mengelola administrasi, sumber daya (dosen, laboratorium, fasilitas), dan kebijakan akademik untuk semua jurusan yang ada di bawah naungannya.
Contoh paling umum di Indonesia:
Kalau fakultas adalah payungnya, jurusan atau program studi (prodi) adalah bidang ilmu spesifik yang kamu pilih dan tekuni selama 3 sampai 4 tahun kuliah. Jurusan inilah yang menentukan mata kuliah apa yang kamu ambil, keahlian apa yang kamu kembangkan, dan gelar apa yang kamu terima saat lulus.
Contoh yang sering bikin bingung:
Satu kalimat simpel: Fakultas adalah rumah besarnya, jurusan adalah kamar spesifik yang kamu pilih dan tinggali.
| Aspek | Fakultas | Jurusan (Program Studi) |
|---|---|---|
| Pengertian | Wadah besar yang menaungi beberapa jurusan sejenis | Bidang studi spesifik yang dipilih dan ditempuh mahasiswa |
| Cakupan | Luas (contoh: Ilmu Sosial) | Spesifik dan terfokus (contoh: Ilmu Komunikasi) |
| Contoh | Fakultas Teknik | Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Informatika |
| Gelar Lulus | Tidak memberikan gelar | Memberikan gelar spesifik (S.T., S.E., S.I.Kom, dll) |
| Fungsi | Mengelola administrasi dan sumber daya akademik | Menentukan kurikulum, keahlian, dan arah karier |
Ini yang sering bikin bingung calon mahasiswa internasional. Di kampus luar negeri, istilahnya tidak selalu “Fakultas” dan “Jurusan”. Setiap negara bahkan setiap universitas bisa punya penamaan yang berbeda, meskipun konsepnya sama.
| Istilah di LN | Setara dengan | Contoh |
|---|---|---|
| Faculty of … | Fakultas | Faculty of Engineering (Monash) |
| School of … | Fakultas atau Jurusan (konteks bervariasi) | School of Design (RMIT) |
| College of … | Fakultas besar | College of Business (UNSW) |
| Department of … | Jurusan atau Prodi | Department of Psychology (UWA) |
Tip: Saat mendaftar ke universitas luar negeri, selalu cari jurusan atau “program” spesifiknya, bukan hanya fakultasnya. Ini yang akan menentukan kurikulum dan gelarmu.

Biar makin jelas, ini contoh nyata dari beberapa kampus mitra AUG Student Services yang bisa kamu jadikan referensi.
Dari contoh-contoh ini, kamu bisa lihat bahwa satu fakultas bisa memiliki banyak jurusan yang sangat berbeda isinya, tapi masih dalam satu rumpun bidang ilmu.
Berdasarkan pengalaman tim konsultan AUG yang sering kami temui di konsultasi, ini tiga kesalahan paling umum:
Salah menyebut (contoh: “Mau masuk Fakultas Psikologi”)
Yang benar adalah Jurusan Psikologi. Jurusan ini bisa berada di bawah fakultas yang berbeda-beda tergantung universitasnya, ada yang di Fakultas Ilmu Sosial, ada yang di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.
Memilih jurusan hanya karena ikut teman
Temanmu mungkin cocok di Jurusan Akuntansi karena teliti dan suka angka. Tapi kalau kamu lebih kreatif dan suka bersosialisasi, kamu mungkin jauh lebih bersinar di Jurusan Ilmu Komunikasi atau Marketing.
Fokus ke nama fakultas, bukan jurusannya
Misalnya, “Yang penting masuk Fakultas Teknik biar keren.” Padahal, kamu mungkin tidak suka fisika dan hitungan di Teknik Mesin, tapi justru sangat cocok di Jurusan Arsitektur yang lebih fokus pada desain dan kreativitas.
Kalau sudah paham perbedaannya, langkah berikutnya adalah memilih dengan kepala dingin. Ini tiga hal yang perlu kamu lakukan:
Kenali dirimu dulu. Tanya pada dirimu sendiri, pelajaran apa yang kamu sukai? Aktivitas apa yang kamu lakukan sampai lupa waktu? Jawaban jujur dari dua pertanyaan ini biasanya sudah cukup untuk menyempitkan pilihan jurusan secara signifikan.
Riset prospek karier. Cari tahu lulusan jurusan tersebut kerjanya jadi apa, dan apakah permintaannya masih akan relevan 5 sampai 10 tahun ke depan. Jurusan seperti Data Science, Cyber Security, atau Sustainability saat ini permintaannya sangat tinggi di pasar kerja global.
Cek kurikulumnya secara konkret. Jangan hanya baca nama jurusannya. Buka halaman program di situs resmi kampus dan cek mata kuliah apa saja yang akan dipelajari per semester. Ini akan memberimu gambaran nyata tentang apa yang akan kamu hadapi selama kuliah.
Kalau kamu berencana kuliah ke luar negeri, memahami perbedaan fakultas dan jurusan menjadi semakin penting. Di banyak universitas internasional, proses pendaftaran dilakukan langsung ke program atau jurusan tertentu, bukan ke fakultas secara umum.
Artinya, kamu perlu tahu persis jurusan apa yang ingin kamu ambil sebelum mengisi formulir aplikasi. Kalau bingung antara dua jurusan yang terlihat mirip, misalnya antara Business Administration dan Commerce, atau antara Computer Science dan Software Engineering, itu adalah sinyal bahwa kamu perlu riset lebih dalam atau berkonsultasi dengan ahlinya.
Tim konsultan AUG siap membantu kamu memilih jurusan yang paling sesuai dengan minat dan tujuan kariermu, sekaligus memandu proses pendaftaran ke kampus tujuan secara gratis.
Kamu berencana kuliah di Malaysia, kuliah di China, kuliah di New Zealand, kuliah di Amerika, kuliah di Kanada, kuliah di Switzerland, atau kuliah di Inggris? Konsultasikan semua rencanamu bareng konsultan AUG Indonesia! Kamu bisa konsultasi online atau langsung datang ke kantor terdekat, tinggal pilih mana yang paling nyaman buat kamu.
Langsung aja klik buat ngobrol sama tim AUG Indonesia sekarang. Yuk, mulai langkah baru buat wujudkan kuliah di luar negeri TANPA RIBET!
Hubungi AUG Student Services sekarang juga untuk info lengkap soal pendaftaran, beasiswa, dan visa pelajar!
Tidak. Fakultas adalah wadah besar yang menaungi beberapa jurusan yang masih satu rumpun ilmu. Jurusan adalah bidang studi spesifik yang kamu pilih dan tekuni. Satu fakultas bisa memiliki banyak jurusan yang berbeda-beda.
Tergantung kebijakan kampus. Umumnya lebih mudah pindah jurusan dalam satu fakultas yang sama (misalnya dari Manajemen ke Akuntansi) daripada pindah lintas fakultas (dari Teknik ke Hukum) karena mata kuliah dasarnya lebih banyak yang bersinggungan.
Jurusan adalah fondasi dan jalur awal yang sangat penting. Meskipun banyak orang akhirnya bekerja di luar bidang jurusannya, memiliki gelar yang relevan memberikan keunggulan nyata saat memulai karier, terutama di bidang yang bersifat teknis atau profesional.
Ketiganya adalah istilah yang digunakan di kampus internasional sebagai padanan “Fakultas” atau “Jurusan” di Indonesia. Faculty dan College biasanya setara Fakultas (unit besar), sementara School bisa setara Fakultas atau Jurusan tergantung konteksnya, dan Department biasanya setara Jurusan atau Prodi.
Jurusan atau program studi spesifik. Di hampir semua kampus internasional, kamu mendaftar ke program tertentu, bukan ke fakultas secara umum. Pastikan kamu sudah memilih jurusan yang tepat sebelum mengisi formulir aplikasi karena ini yang akan menentukan seluruh perjalanan kuliahmu.
Mulai dari mengenali minat dan bakat diri sendiri, riset prospek karier jurusan tersebut 5 sampai 10 tahun ke depan, lalu cek kurikulum detail di situs resmi kampus. Kalau masih bingung, konsultasi gratis dengan tim AUG bisa membantu kamu menyempitkan pilihan berdasarkan profil akademis dan tujuan kariermu.