AUG Social Media
AUG Student Services logo
Menu

IELTS Atau PTE? Mana yang Lebih Cocok untuk Kuliah ke Luar Negeri?

IELTS Atau PTE? Mana yang Lebih Cocok untuk Kuliah ke Luar Negeri?

Lagi persiapan kuliah ke luar negeri dan terjebak di dilema klasik: “Mending ambil IELTS atau PTE ya?” Kalau kamu buka TikTok atau Twitter (X), perdebatannya pasti sengit. Ada yang bilang “PTE itu cheat code, gampang banget!”, tapi ada juga yang bilang “IELTS lebih aman, diterima di mana-mana.” Alhasil, bukannya tercerahkan, kamu malah makin bingung. Banyak siswa akhirnya memilih tes hanya karena ikut-ikutan teman. Padahal, tes bahasa Inggris itu ibarat memilih sepatu lari; nggak ada yang “paling bagus”, yang ada adalah yang paling pas di kaki kamu. Salah pilih tes bisa bikin persiapanmu berantakan, buang duit, dan bikin insecure.

Artikel ini akan membedah pertarungan IELTS atau PTE secara jujur, tanpa bias, dan menggunakan bahasa manusia (bukan bahasa buku paket). Yuk, cari tahu mana yang jodoh sama gaya belajarmu!

Bedah Konsep Dasar: Manusia vs Robot

Sebelum masuk ke teknis, kamu harus paham perbedaan fundamentalnya.

IELTS (International English Language Testing System)

Ini adalah pemain lama yang classic. Tes ini menilai kemampuanmu berkomunikasi layaknya manusia. Di sesi Speaking, kamu akan ngobrol tatap muka dengan penguji (examiner). Ada kontak mata, ada senyum, ada interaksi nyata.

PTE (Pearson Test of English) Academic

Ini adalah penantang modern. Tes ini 100% berbasis komputer dan dinilai oleh AI (Artificial Intelligence). Di sesi Speaking, kamu ngomong sama komputer pakai headset. Nggak ada manusia yang menilai jawabanmu.

Tabel Perbandingan Head-to-Head IELTS Atau PTE

Biar lebih jelas, cek tabel perbandingan fitur IELTS atau PTE di bawah ini:

Perbandingan IELTS vs PTE Academic

FiturIELTS (Academic)PTE (Academic)
FormatKertas atau Komputer100% Komputer
PenilaianManusia & Sistem100% AI (Otomatis)
SpeakingTatap muka (Interview)Rekam suara via mikrofon
WritingEsai panjang & analitisEsai pendek & ringkas
Hasil Tes3-5 hari (Komputer)Biasanya 48 jam (2 hari)
Vibe TesLebih santai & naturalCepat (Fast-paced) & teknis

* Preferensi tes bisa berbeda tiap orang. Yang penting sesuaikan dengan gaya belajar dan kebutuhan negara tujuan.

IELTS Atau PTE: Mana yang Lebih “Gampang”?

Ini pertanyaan sejuta umat. Jawabannya jujur: Tergantung tipe orang seperti apa kamu.

Kamu Tim IELTS Jika…

  1. Suka Ngobrol: Kamu tipe yang lebih luwes kalau bicara lihat muka orang. Kamu bisa membaca ekspresi dan merasa lebih dihargai kalau ada lawan bicara.
  2. Jago Ngarang Indah: Di IELTS Writing, logika dan pengembangan ide sangat dihargai. Kalau kamu suka menulis esai yang mendalam dan argumentatif, IELTS adalah panggungmu.
  3. Nggak Suka Diburu Waktu: Ritme IELTS sedikit lebih santai dibanding PTE. Kamu punya waktu mikir saat transisi soal.

Kamu Tim PTE Jika…

  1. Kaum Introvert / Grogi: Kalau disuruh ngomong sama bule kamu langsung keringat dingin dan nge-blank, PTE adalah penyelamat. Kamu cuma perlu ngomong sama layar.
  2. Tech-Savvy & Ngetik Cepat: PTE menuntut kemampuan mengetik yang cepat dan akurat. Kalau kamu biasa chatting atau nugas di laptop, ini keuntungan besar.
  3. Butuh Hasil Kilat: Kalau deadline kampus tinggal seminggu lagi, jangan ambil risiko. Ambil PTE karena hasilnya sering keluar dalam hitungan jam atau hari.
  4. Suka Kepastian: Penilaian AI itu saklek. Kalau grammar dan pronunciation kamu benar sesuai algoritma, nilaimu pasti tinggi. Nggak ada faktor “mood penguji”.

Isu Pengakuan Kampus (The Reality Check)

Ini poin yang sering dilupakan. Meski PTE makin populer, IELTS masih memegang mahkota “Raja Validasi”.

  • IELTS: Diterima di 99,9% institusi pendidikan di dunia, termasuk universitas Ivy League di AS dan kampus top di Inggris.
  • PTE: Sangat kuat di Australia dan New Zealand (hampir setara IELTS). Di Inggris dan Eropa juga sudah banyak diterima, tapi hati-hati, masih ada beberapa jurusan spesifik atau kampus konservatif yang hanya mau menerima IELTS.

Tip: Selalu cek website resmi universitas tujuanmu sebelum daftar tes. Jangan sampai sudah dapat skor PTE tinggi, ternyata kampusnya cuma terima IELTS.

Rumor “Skor PTE Lebih Murah Hati”

Banyak rumor beredar kalau dapat skor tinggi di PTE lebih gampang daripada IELTS. Benarkah? Secara teknis, PTE menggunakan Integrated Scoring. Artinya, satu soal bisa menyumbang nilai ke dua skill. Contoh: Soal Read Aloud akan menambah nilai Reading DAN Speaking kamu. Ini menguntungkan buat kamu yang punya satu skill lemah tapi skill lainnya kuat.

Sedangkan di IELTS, setiap skill dinilai terpisah. Kalau Writing kamu jelek, ya nilai Writing kamu jatuh, tidak bisa ditolong oleh nilai Speaking.

Jadi, PTE bukan “lebih murah hati”, tapi sistem penilaiannya lebih saling menopang (supportive) antar-skill.

Strategi Memilih: Ikuti Kata Hati (dan Data)

Supaya nggak salah langkah, coba jawab pertanyaan ini:

  1. Apakah aku nyaman mengetik esai 300 kata dalam 20 menit? (Kalau iya > PTE)
  2. Apakah aku butuh visa kerja/migrasi ke Australia? (Kalau iya > PTE).
  3. Apakah aku mendaftar ke banyak negara sekaligus (AS, UK, Aus)? (Kalau iya > IELTS lebih aman).

Kesalahan Fatal yang Sering Terjadi

Jangan sampai kamu melakukan blunder ini:

  • Pindah Haluan Mendadak: Sudah belajar IELTS 3 bulan, tiba-tiba H-1 minggu pindah ke PTE tanpa latihan soal PTE sama sekali. Ingat, format soalnya beda banget!
  • Meremehkan Speaking PTE: Mentang-mentang sama komputer, ngomongnya asal-asalan. Padahal posisi mikrofon dan kejelasan suara itu krusial banget.

Kesimpulan: Tidak Ada Pemenang Mutlak

Dalam duel IELTS atau PTE, pemenangnya adalah tes yang bikin kamu paling percaya diri.

  • Pilih IELTS kalau kamu komunikator yang natural dan suka pendekatan humanis.
  • Pilih PTE kalau kamu anak teknis yang suka kecepatan dan objektivitas data.

Masih bingung menentukan pilihan? Atau butuh simulasi untuk tahu mana yang skornya lebih potensial buat kamu? Diskusikan dengan Konselor AUG Student Services. Kami bisa bantu kamu membedah kemampuan bahasamu, mengecek syarat kampus tujuanmu, dan memberikan rekomendasi strategi yang paling efisien (biar nggak buang duit tes berkali-kali!). Konsultasi ini gratis, loh.

FAQ IELTS Atau PTE


1. Apakah biaya tesnya berbeda jauh?

Tidak juga. Biaya IELTS dan PTE relatif bersaing, biasanya di kisaran Rp3.000.000 sampai Rp3.400.000 tergantung lokasi tes dan kurs dolar saat itu.


2. Apakah PTE Speaking terganggu suara peserta lain?

Iya, ini salah satu tantangan PTE. Di ruang tes PTE, semua peserta akan bicara berbarengan karena tesnya 100 persen komputer. Jadi kamu perlu fokus tinggi agar tidak terdistraksi. Di sisi lain, IELTS Speaking dilakukan 1-on-1 di ruangan privat.


3. Berapa skor PTE yang setara IELTS 6.5?

Biasanya skor PTE 58 sampai 64 dianggap setara dengan IELTS 6.5. Namun konversi bisa berbeda, jadi tetap cek tabel konversi resmi dari kampus yang kamu incar ya.

Catatan: Beberapa negara dan kampus punya preferensi tertentu. Australia, UK, dan Europe umumnya menerima kedua tes, tetapi cek dulu persyaratannya agar tidak salah pilih.

Masih bingung pilih IELTS atau PTE? Konselor kami bisa bantu cocokkan berdasarkan kampus dan jurusan tujuanmu tanpa biaya.

Kamu berencana kuliah di Malaysia, kuliah di China, kuliah di New Zealand, kuliah di Amerika, kuliah di Kanada, kuliah di Switzerland, atau kuliah di Inggris? Konsultasikan semua rencanamu bareng konsultan AUG Indonesia! Kamu bisa konsultasi online atau langsung datang ke kantor terdekat, tinggal pilih mana yang paling nyaman buat kamu.

Langsung aja klik buat ngobrol sama tim AUG Indonesia sekarang. Yuk, mulai langkah baru buat wujudkan kuliah di luar negeri TANPA RIBET!

 

Tertarik Konsultasi?

Hubungi AUG Student Services sekarang juga untuk info lengkap soal pendaftaran, beasiswa, dan visa pelajar!

AUG Serpong (NEW OFFICE!)
WhatsApp: +62 8777-6-777-284
AUG Pekanbaru (NEW OFFICE!)
WhatsApp: +62 822-8806-0935
Blog Page Indonesia

 

Konsultasi Gratis

 

Lengkapi formulir berikut untuk memulai Konsultasi Gratis dengan Counsellor AUG Student Services

en_AUEnglish