
Baru pertama kali menginjakkan kaki di luar negeri sebagai mahasiswa internasional? Selamat! Namun, euforiamu mungkin akan sedikit terhenti saat pertama kali mengecek harga bahan makanan di rak supermarket. Mengonversi harga sekotak telur atau sebotol saus sambal ke mata uang Rupiah memang sering kali bikin jantungan. Jika kamu tidak hati-hati mengatur budgeting groceries luar negeri, uang sakumu sebulan bisa habis hanya untuk biaya makan minggu pertama!
Tenang saja, kamu tidak sendirian. Jutaan mahasiswa internasional (termasuk dari Indonesia) yang tinggal di Australia atau Inggris (UK) menghadapi tantangan yang sama. Kunci utamanya bukanlah berhenti makan enak, melainkan tahu di mana harus belanja dan bagaimana cara mengolahnya. Artikel ini akan membongkar cara bertahan hidup dengan kantong mahasiswa. Mulai dari menaklukkan supermarket diskon seperti Aldi dan Lidl, hingga merancang meal plan dan batch cooking yang bisa menyelamatkan dompet (dan kewarasan) kamu di tengah gempuran deadline tugas kuliah!
Memahami Peta Supermarket: Mengapa Aldi dan Lidl Jadi Penyelamat?
Jika kamu kuliah di Inggris (UK) atau Australia, kamu harus mengubah kebiasaan belanjamu. Jangan jadikan supermarket besar bergengsi (seperti Morrisons atau Waitrose di UK) sebagai tempat belanja harianmu. Beralihlah ke “Discounter” alias supermarket diskon.
Di UK, nama Lidl dan Aldi adalah legenda. Aldi sukses menggeser Morrisons dari posisi 4 besar supermarket terlaris di UK. Bahkan, hampir dua pertiga (sekitar 65%) penduduk UK mengaku berbelanja di Aldi atau Lidl setidaknya sekali dalam setahun! Sementara itu, Aldi juga menjadi opsi paling rasional bagi mahasiswa yang berkuliah di Australia.
(Catatan: Jika kamu berkuliah di Kanada, gerai seperti No Frills sering kali menjadi alternatif serupa, meskipun ketersediaannya bergantung pada kota tempatmu tinggal).
Singkatnya: Beralih dari supermarket besar ke discounter seperti Aldi dan Lidl adalah langkah pertama paling efektif untuk menekan budgeting groceries luar negeri tanpa harus mengurangi porsi makan.
Kapan Harus Belanja di Discounter?
Berbelanja di Aldi atau Lidl membutuhkan strategi. Berikut adalah aturannya:
- Incar Merek Toko (Private Label): Penghematan terbesarmu ada di sini! Jangan mencari merek terkenal global. Pilihlah teh celup, tablet pencuci piring, atau sereal bermerek “Aldi” atau “Lidl” yang harganya bisa separuh dari harga merek raksasa.
- Hati-hati dengan Produk Bermerek: Terkadang, harga produk bermerek ternama (seperti Nutella) di discounter justru lebih mahal karena supermarket besar lain sedang mengadakan diskon cuci gudang.
- Strategi Belanja Pindah Toko (Shopping Around): Jadikan Aldi/Lidl sebagai pemberhentian pertama untuk memborong kebutuhan pokok mingguan. Jika ada bahan spesifik yang tidak tersedia, barulah kamu mencarinya di supermarket besar seperti Tesco, Asda, atau Coles (jika di Australia).
Yang paling sering kami temui di sesi konsultasi, banyak mahasiswa baru kaget karena kebiasaan belanja di Indonesia (semua di satu minimarket) tidak selalu efisien diterapkan di luar negeri. Justru kombinasi belanja di beberapa toko sekaligus itulah yang bisa menghemat jauh lebih banyak dalam sebulan.
Rahasia Hemat Tanpa Mengorbankan Gizi: Jurus Batch Cooking
Menemukan bahan makanan murah hanyalah setengah dari pertempuran budgeting groceries luar negeri. Tantangan terbesarnya adalah: bagaimana cara mengolahnya saat kamu dikejar deadline esai?
Jawabannya adalah Batch Cooking, atau teknik memasak satu atau dua resep besar di akhir pekan, lalu membaginya ke dalam wadah per porsi untuk dibekukan. Jika kamu pulang kuliah dalam keadaan lelah dan lapar, kamu hanya perlu memanaskannya di microwave maksimal 20 menit, alih-alih tergoda memesan makanan online yang mahal.
Singkatnya: Batch cooking memangkas waktu masak harian sekaligus menghindarkanmu dari godaan jajan online yang jauh lebih mahal di tengah deadline kuliah.
Inspirasi Resep Batch Cooking Ramah Kantong
Mengacu pada berbagai panduan resep hemat ala mahasiswa UK yang populer (seperti yang sering direkomendasikan Save the Student), berikut beberapa ide resep yang bisa kamu buat dengan harga estimasi di bawah £2 (sekitar Rp40.000) per porsinya:
- Spaghetti Bolognese (Porsi: 4 orang | Estimasi: sekitar £1,5 per porsi)
- Daging sapi cincang bisa sangat mahal. Trik hematnya: campur dengan lentil, atau ganti sepenuhnya dengan alternatif vegetarian berbasis kedelai seperti Quorn.
- Buat garlic bread sendiri dari sisa roti baguette diskonan yang dioles bawang putih dan mentega.
- Chicken Korma / Kari Ayam (Porsi: 8 orang)
- Masak ayam dalam bumbu kari kemasan dari Aldi/Lidl, tambahkan banyak sayuran agar porsinya membesar.
- Resep kari ini sangat tahan banting. Kamu bisa menyimpannya di kulkas biasa hingga 2 hari (48 jam), atau dibekukan di freezer berminggu-minggu agar lebih tahan lama. Tambahkan naan bread Aldi yang harganya kurang dari 60 pence.
- Creamy Roasted Red Pepper & Chicken Pasta (Porsi: 5 orang)
- Paprika kalengan harganya bisa mahal. Triknya: beli paprika segar di rak Produk Diskon (Reduced Section) menjelang toko tutup, lalu panggang sendiri di oven agar lebih awet!
Singkatnya: Tiga resep di atas sengaja dipilih karena fleksibel, bisa dimodifikasi sesuai bahan yang sedang diskon, dan tetap mengenyangkan untuk beberapa hari ke depan.
3 Aturan Meal Plan untuk Mahasiswa Internasional

Agar strategi batch cooking dan belanjamu tidak berujung pada bahan makanan busuk yang terbuang, terapkan tiga aturan meal plan ini:
- Rencanakan Sebelum Berangkat: Buat daftar menu untuk 5 hari kerja (Senin-Jumat). Tulis bahan yang dibutuhkan, dan pastikan tidak ada bahan yang hanya dipakai sedikit lalu sisa. Misalnya, jika kamu membeli seikat seledri besar, pastikan seledri itu masuk ke menu tumisan hari Senin dan sup hari Rabu.
- Kuasai Reduced Section (Rak Diskon): Setiap supermarket punya jam tertentu di mana mereka memberikan diskon besar-besaran (label kuning/merah) untuk produk segar (sayur, daging, roti) yang akan kedaluwarsa hari itu. Beli daging diskonan ini, lalu segera bekukan sesampainya di apartemen!
- Persiapkan Ruang Freezer: Pahami bahwa ruang freezer di asrama atau share-house mahasiswa sangatlah terbatas. Jangan memborong jika freezer-mu tidak muat. Gunakan kotak kontainer yang bisa ditumpuk rapi.
Singkatnya: Meal plan yang disiplin adalah kunci agar strategi belanja hemat dan batch cooking tidak sia-sia karena bahan makanan terbuang begitu saja.
Tips Tambahan Menghemat Pengeluaran Harian Mahasiswa
Selain soal belanja dan masak, ada beberapa kebiasaan kecil yang bisa membantu menjaga budgeting groceries luar negeri tetap aman sepanjang semester. Berikut beberapa di antaranya:
- Manfaatkan Student Discount Card: Banyak negara seperti UK punya kartu diskon khusus pelajar (misalnya UNiDAYS atau Student Beans) yang memberikan potongan tambahan di beberapa gerai makanan dan supermarket tertentu.
- Belanja Bersama Teman Sekos: Membeli bahan pokok dalam jumlah besar (bulk buying) bersama teman serumah bisa menekan harga per unit, asalkan kamu punya ruang penyimpanan yang cukup.
- Catat Pengeluaran Mingguan: Gunakan aplikasi pencatat keuangan sederhana untuk memantau berapa persen uang sakumu yang terpakai untuk groceries setiap minggu, supaya tidak kebobolan di akhir bulan.
- Manfaatkan Musim Diskon Besar: Momen seperti Black Friday atau akhir tahun biasanya menawarkan promo besar untuk bahan makanan kering dan kebutuhan dapur tahan lama, jadi bisa jadi waktu yang pas untuk stok.
Singkatnya: Kombinasi diskon pelajar, belanja bersama teman, dan pencatatan pengeluaran rutin bisa membuat budgeting groceries luar negerimu jauh lebih terkendali tanpa perlu drama di akhir bulan.
Bingung Merencanakan Hidup di Luar Negeri? AUG Siap Membantu!
Mengatur budgeting groceries luar negeri, mencari akomodasi murah yang dekat dengan Aldi/Lidl, hingga menghitung total estimasi biaya hidup bulanan sering kali membuat mahasiswa baru merasa gentar. Belum lagi jika kamu harus memastikan tempat tinggalmu aman dan memiliki fasilitas dapur yang memadai untuk batch cooking. Daripada sibuk menerka-nerka dan akhirnya mengeluarkan biaya di luar budget, lebih baik konsultasikan rencana studimu secara matang bersama AUG Student Services!
Kamu berencana kuliah di Malaysia, kuliah di China, kuliah di New Zealand, kuliah di Amerika, kuliah di Kanada, kuliah di Switzerland, atau kuliah di Inggris? Konsultasikan semua rencanamu bareng konsultan AUG Indonesia! Kamu bisa konsultasi online atau langsung datang ke kantor terdekat, tinggal pilih mana yang paling nyaman buat kamu.
Langsung aja klik buat ngobrol sama tim AUG Indonesia sekarang. Yuk, mulai langkah baru buat wujudkan kuliah di luar negeri TANPA RIBET!
Tertarik Konsultasi?
Hubungi AUG Student Services sekarang juga untuk info lengkap soal pendaftaran, beasiswa, dan visa pelajar!
WhatsApp: +62 817-6864-284
WhatsApp: +62 8777-6-777-284
WhatsApp: +62 817-6865-284
WhatsApp: +62 817-6867-284
WhatsApp: +62 822-8806-0935



