
Last Updated: Juni 2026 | Ditulis oleh Tim Konsultan AUG Student Services Indonesia
Liburan sekolah adalah momen yang paling ditunggu-tunggu. Tapi setiap tahun pertanyaan yang sama selalu muncul di keluarga: mau liburan ke mana?
Bagi keluarga dengan anak di jenjang SMA, liburan kali ini bisa menjadi lebih dari sekadar refreshing. Ini bisa sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenalkan anak pada lingkungan kampus impian mereka di luar negeri, atau sekadar memberi mereka pengalaman baru yang memperluas wawasan sebelum memasuki dunia perkuliahan.
Artikel ini merangkum pilihan destinasi liburan sekolah dari yang terdekat di Indonesia hingga yang jauh seperti UK, USA, dan Kanada, lengkap dengan karakteristik masing-masing dan tips memaksimalkan kunjungan untuk agenda campus tour.
Sebelum memilih destinasi, penting untuk mencocokkan dengan tiga faktor utama: anggaran keluarga, usia anak, dan tujuan liburan. Berikut tabel perbandingan singkat semua destinasi yang dibahas di artikel ini:
| Destinasi | Estimasi Budget | Keunggulan | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|
| Bali / Jogja | Rp 3 – 8 juta/orang | Budaya, alam, kuliner lokal | Budget terbatas, wisata keluarga |
| Malaysia | Rp 8 – 15 juta/orang | Campus tour, budaya mirip | Survei kampus, pertama ke LN |
| Singapore | Rp 12 – 20 juta/orang | Tertib, aman, maju | Pertama ke LN, tech & finance |
| Vương quốc Anh | Rp 35 – 60 juta/orang | Kampus prestisius, sejarah | Serius riset kampus S1/S2 |
| Hoa Kỳ | Rp 50 – 80 juta/orang | Kampus Ivy League, culture | Riset kampus top, wisata luas |
| Canada | Rp 45 – 70 juta/orang | Alam, multikultural, aman | Riset kampus + wisata alam |
Untuk keluarga yang ingin liburan berkualitas tanpa harus memikirkan paspor dan visa, Bali dan Yogyakarta tetap menjadi pilihan yang sulit dikalahkan.
Bali menawarkan kombinasi wisata alam, budaya, dan kuliner yang sulit ditandingi destinasi lain di harga yang sama. Pantai Seminyak dan Nusa Dua cocok untuk keluarga yang ingin bersantai, sementara kawasan Ubud memberikan nuansa budaya dan alam yang lebih tenang.
Yang menarik bagi keluarga dengan anak SMA: Bali juga memiliki sejumlah sekolah dan program internasional seperti Green School yang bisa menjadi bahan diskusi inspiratif soal konsep pendidikan alternatif dan global citizenship.
Yogyakarta adalah kota pelajar terbesar di Indonesia. Selain wisata Borobudur, Prambanan, dan Malioboro yang sudah legendaris, keluarga bisa mengajak anak mengunjungi kampus-kampus bergengsi di kawasan ini seperti Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta. Ini bisa menjadi momen awal yang baik untuk mendiskusikan pilihan universitas, termasuk membandingkan suasana kampus lokal dengan universitas luar negeri yang sedang dipertimbangkan.
Malaysia adalah pilihan terbaik untuk keluarga yang ingin menggabungkan liburan dengan survei kampus untuk pertama kalinya. Jarak tempuh singkat dari Indonesia (sekitar 2 jam penerbangan dari Jakarta), budaya yang relatif mirip, dan pilihan universitas internasional yang sangat beragam menjadikan Malaysia destinasi yang sangat efisien.
Kawasan Klang Valley di sekitar Kuala Lumpur sendiri sudah dipenuhi kampus-kampus internasional berkualitas tinggi. Dalam satu perjalanan liburan, keluarga bisa mengunjungi Monash University Malaysia di Sunway City, Taylor’s University di Subang, hingga Heriot-Watt University Malaysia di Putrajaya.
Yang membuat Malaysia semakin menarik: tim AUG Student Services dapat mengatur seluruh jadwal campus visit secara gratis, mulai dari koordinasi dengan perwakilan universitas hingga pemetaan rute yang efisien. Orang tua hanya perlu fokus menikmati liburan.
Singapura mungkin kecil, tapi densitas pengalaman yang ditawarkan untuk anak muda sangat tinggi. Kota ini adalah contoh nyata bagaimana teknologi, kebersihan, ketertiban, dan multikulturalisme bisa berjalan beriringan. Untuk anak yang sedang mempertimbangkan studi di luar negeri, melihat langsung kehidupan di Singapura bisa menjadi pengalaman yang sangat membuka wawasan.
Dari sisi kampus, Singapura memiliki National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU) yang secara konsisten masuk dalam jajaran kampus terbaik Asia bahkan dunia. Keduanya menerima kunjungan dan memiliki area kampus yang sangat layak untuk disurvei.
Bagi keluarga yang serius mempertimbangkan studi S1 atau S2 di Inggris, tidak ada cara yang lebih baik untuk memulai riset selain mengunjungi langsung kampus-kampus di sana. Inggris memiliki konsentrasi universitas bergengsi yang tidak tertandingi di dunia: Oxford, Cambridge, Imperial College London, UCL, King’s College London, dan puluhan universitas Russell Group lainnya.
Selain kampus, UK menawarkan pengalaman wisata yang sangat kaya secara budaya dan sejarah. London sendiri bisa mengisi agenda 3 hari penuh dengan museum gratis bertaraf dunia seperti British Museum, Natural History Museum, dan Tate Modern.
Amerika Serikat menawarkan keragaman destinasi liburan sekaligus kampus yang tidak ada tandingannya. Luasnya negara ini membuat perencanaan perjalanan perlu lebih matang, tapi justru itulah yang membuatnya menarik untuk dieksplor bersama keluarga.
Dua klaster kampus yang paling sering menjadi tujuan keluarga Indonesia adalah East Coast (Boston-New York) dan West Coast (San Francisco-Los Angeles). Keduanya menawarkan kombinasi wisata kota dan kunjungan kampus yang sangat berbeda karakternya.
Boston adalah kota pelajar Amerika yang paling terkenal. Dalam radius yang relatif kecil, kamu bisa mengunjungi Harvard University, MIT, dan Boston University. New York, hanya 4 jam dari Boston dengan kereta, menawarkan Columbia University dan New York University (NYU) di jantung kota Manhattan.
San Francisco adalah pintu masuk ke Silicon Valley dan Stanford University, kampus yang melahirkan Google, Apple, dan Netflix. Los Angeles menawarkan UCLA dan University of Southern California (USC) dengan nuansa California yang sangat berbeda dari kota-kota di pantai timur.
Kanada semakin populer sebagai destinasi studi di kalangan pelajar Indonesia, dan bukan tanpa alasan. Negara ini menawarkan kualitas pendidikan yang sangat tinggi dengan biaya yang relatif lebih terjangkau dibanding USA atau UK, ditambah reputasi sebagai salah satu negara paling ramah imigran di dunia.
Untuk liburan sekolah, Kanada juga menawarkan keindahan alam yang sulit ditemukan di tempat lain: Niagara Falls, Banff National Park, dan kota-kota multikultural seperti Toronto dan Vancouver.
Toronto adalah kota terbesar Kanada dan rumah bagi University of Toronto, salah satu universitas riset terbaik di dunia. Niagara Falls bisa dicapai dalam perjalanan darat sekitar 1,5 jam dari Toronto, menjadikannya mudah dimasukkan dalam itinerary yang sama.
Vancouver adalah kota paling liveable di Kanada menurut berbagai survei tahunan. University of British Columbia (UBC) berlokasi di tepi laut dengan pemandangan Pegunungan Rocky yang memukau. Simon Fraser University (SFU) juga berada di kawasan yang sama.
Untuk keluarga yang ingin menggabungkan wisata dengan survei kampus, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan agar keduanya bisa berjalan optimal:
Apapun destinasi yang dipilih, liburan sekolah yang direncanakan dengan baik bisa menjadi salah satu investasi terbaik untuk masa depan anak. Melihat langsung kampus impian, merasakan atmosfer kota pelajar, dan membuka percakapan soal pilihan universitas dalam suasana yang santai sering kali jauh lebih efektif daripada diskusi serius di rumah.
Tim konsultan AUG Student Services siap membantu mulai dari perencanaan campus tour Malaysia, memberikan gambaran akurat soal kehidupan di masing-masing negara tujuan studi, hingga membantu proses aplikasi universitas saat anak sudah siap untuk melangkah lebih jauh.
Kamu berencana kuliah di Malaysia, kuliah di New Zealand, kuliah di Amerika, kuliah di Kanada, kuliah di Switzerland, atau kuliah di Inggris? Tư vấn liên quan đến khả năng tiếp cận thông tin liên lạc AUG Indonesia, baik online maupun langsung ke kantor terdekat.
Langsung klik untuk ngobrol sama tim AUG Indonesia sekarang!
Liên hệ Dịch vụ Sinh viên AUG bạn có thể tìm thấy thông tin về một số thông tin có thể có, xin vui lòng, và xin visa!
Malaysia adalah pilihan paling terjangkau untuk destinasi luar negeri pertama. Tidak perlu visa untuk warga negara Indonesia, penerbangan dari kota-kota besar di Indonesia tersedia dengan harga kompetitif, dan biaya hidup di Malaysia jauh lebih rendah dibanding Singapura atau negara-negara Barat.
Sangat bisa, dan ini justru salah satu cara paling efektif untuk mengenalkan anak pada lingkungan kampus impiannya. Melihat langsung fasilitas, suasana kampus, dan kehidupan di sekitar universitas sering kali jauh lebih berkesan dibanding riset online semata. Tim AUG bisa membantu mengatur jadwal campus visit di Malaysia secara gratis.
Untuk destinasi dekat seperti Malaysia atau Singapura, 4 hingga 6 hari sudah cukup untuk menggabungkan wisata dan campus tour. Untuk destinasi jauh seperti UK atau USA, idealnya minimal 10 hari agar perjalanan terasa worthwhile dan tidak terlalu melelahkan karena jet lag.
Tergantung negara tujuan studinya. Jika mempertimbangkan Malaysia atau Singapura, kunjungi langsung kampusnya. Jika serius ingin kuliah di UK, kunjungan ke Oxford, Cambridge, atau London sangat direkomendasikan. Untuk USA atau Kanada, rencanakan perjalanan ke kota universitas yang paling diminati anak.
Kanada umumnya lebih terjangkau dari sisi biaya perjalanan dan hidup dibanding USA. Tingkat keamanannya juga secara umum lebih tinggi, dan kotanya sangat multikultural sehingga keluarga Indonesia biasanya lebih mudah beradaptasi. Keindahan alamnya juga luar biasa dengan Banff, Niagara Falls, dan pantai-pantai Vancouver yang tidak ditemukan di Amerika.