
Last Updated: Agustus 2026 | Ditulis oleh Tim Konsultan AUG Student Services Indonesia
Sejak resmi tayang di bioskop pada 17 Juli 2026, film The Odyssey garapan Christopher Nolan langsung membanjiri linimasa media sosial. Wajar saja, ini adalah karya layar lebar pertama Nolan sejak Oppenheimer yang memborong tujuh Academy Awards. Banyak penonton yang keluar bioskop dengan satu rasa penasaran yang sama: sebenarnya seberapa dalam sih greek mythology yang jadi fondasi cerita film ini?
Sebenarnya, apa itu The Odyssey? Secara sederhana, ini adalah narasi kuno karya Homer yang menceritakan perjalanan pulang seorang pahlawan Yunani pasca-Perang Troya. Namun, kisah ini lebih dari sekadar pertempuran melawan monster. Ada lapisan konflik batin, strategi jenius, dan intrik para dewa yang membuatnya terus relevan. Artikel ini akan menjadi panduan Odyssey 101 buat kamu. Kita akan membedah latar belakang karakternya, menjawab rasa penasaranmu, dan yang paling menarik, membahas bagaimana minatmu pada mitologi ini bisa menjadi tiket untuk kuliah di universitas top UK!
Odyssey 101: Mengenal Karakter Penting dalam Lore Mitologi
Singkatnya: greek mythology dalam The Odyssey berpusat pada tiga karakter utama, yakni Odysseus (pahlawan cerdik yang mencari jalan pulang), Penelope (istrinya yang jenius dalam strategi), dan Athena (dewi pelindung yang di film ini diperankan Zendaya), dan memahami ketiganya sudah cukup untuk menikmati keseluruhan cerita tanpa harus menghafal silsilah lengkap dewa Olympus.
Luasnya dunia mitologi Yunani sering kali membuat penonton Gen Z merasa terintimidasi. Siapa membunuh siapa? Dewa mana yang berpihak pada siapa? Tenang saja, kamu tidak perlu menghafal seluruh silsilah dewa Olympus. Untuk menikmati cerita epik ini, kamu hanya perlu memahami tiga pilar karakter utamanya. Berikut adalah ringkasan lore dan latar belakang karakter yang wajib kamu tahu:
1. Odysseus: Sang Survivor Tangguh
Odysseus bukanlah pahlawan dengan kekuatan fisik tak terkalahkan seperti Achilles atau Hercules. Senjata utama Odysseus adalah otaknya. Ia adalah pahlawan Yunani yang terkenal sangat cerdik. Dialah dalang di balik taktik Kuda Troya yang melegenda di Perang Troya. Namun, kecerdasan dan kesombongannya (hubris) memancing kemarahan dewa penguasa laut. Akibatnya, ia dikutuk dan harus menempuh perjalanan pulang ke kampung halamannya, Ithaca, yang penuh marabahaya selama 10 tahun lamanya. Di film 2026 ini, Odysseus diperankan oleh Matt Damon.
2. Penelope: Ahli Strategi di Rumah
Jika Odysseus bertarung di lautan, Penelope berjuang di daratan. Ia adalah istri Odysseus yang sering kali dipandang hanya sebagai simbol kesetiaan. Faktanya, Penelope adalah wanita dengan kecerdasan politik yang luar biasa. Selama suaminya menghilang, istananya diserbu oleh para pelamar rakus yang ingin merebut takhta Ithaca.
Penelope menggunakan berbagai taktik cerdik untuk menunda pernikahan. Salah satu trik ikoniknya adalah berjanji akan memilih suami setelah ia selesai menenun kain kafan. Ia menenun di siang hari, lalu diam-diam membongkar kembali kain tersebut di malam hari agar tidak pernah selesai. Karakter ini diperankan oleh Anne Hathaway di adaptasi terbaru.
3. Athena: Dewi Pelindung (The Backing)
Dalam greek mythology di The Odyssey, para pahlawan selalu memiliki dewa pelindung. Bagi Odysseus, pelindungnya adalah Athena, sang dewi kebijaksanaan dan strategi perang.
Athena sangat menyukai Odysseus karena mereka berdua sama-sama menggunakan akal dan logika. Dalam adaptasi film Christopher Nolan (2026), karakter Athena diperankan oleh aktris Zendaya. Karakternya digambarkan tidak hanya sebagai sosok yang maha tahu, tetapi memiliki konflik batin yang sangat mendalam saat harus menavigasi aturan Olympus demi menolong manusia favoritnya.
Mengapa Kisah Mitologi Yunani Tidak Pernah Mati?
Kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa puisi kuno yang ditulis ribuan tahun lalu masih terus diadaptasi menjadi blockbuster movie di era modern? Sebuah ulasan tajam dari The Guardian pernah menyoroti fenomena ini. Daya tarik abadi dari mitos Yunani terletak pada cerminannya terhadap realitas manusia. Kisah ini tidak hanya bercerita tentang monster laut berkepala enam atau penyihir sakti.
Kisah mitologi Yunani selalu relevan melintasi zaman karena menyoroti kelemahan manusia yang sifatnya sangat universal. Mulai dari kesombongan (hubris) yang menghancurkan karier, pengkhianatan dari orang terdekat, hingga ketahanan cinta di tengah krisis. Tema-tema kemanusiaan inilah yang membuat The Odyssey akan selalu relevan untuk dinikmati oleh setiap generasi.
Di Balik Layar The Odyssey: Peluang Karier Industri Kreatif
Ada stigma klasik yang beredar di kalangan siswa SMA, yaitu sejarah atau mitologi tidak memiliki prospek karier. Stigma ini seratus persen keliru. Coba tebak, siapa yang membantu Christopher Nolan membangun narasi sejarah dan mitologi yang akurat untuk film berskala raksasa ini? Jawabannya adalah lulusan jurusan Classics atau Greek Studies. Mengapa gelar akademis di bidang Humanities atau Classics sangat dibutuhkan di industri kreatif masa kini?
- Konsultan Naskah & Sejarah: Studio film Hollywood membutuhkan pakar mitologi untuk memastikan lore dan detail historis cerita tidak bertabrakan dengan naskah aslinya.
- Industri Jurnalisme & Hukum: Lulusan jurusan sastra kuno dilatih untuk menganalisis teks rumit dan memiliki kemampuan retorika tinggi, sebuah skill yang sangat diburu di firma hukum dan media global.
- Penerbitan & Sastra: Kemampuan menerjemahkan cerita klasik ke dalam konteks modern membuka pintu karier yang luas di bidang editorial dan penerbitan buku.
Jadikan Hobi Mitologi Sebagai Tiket Kuliah ke UK!

Yang paling sering kami temui di sesi konsultasi: banyak siswa SMA yang sangat antusias dengan dunia greek mythology seperti di The Odyssey dan sastra klasik, tapi tidak tahu kalau hobi membaca ini bisa diwujudkan menjadi gelar akademis bergengsi. Inggris Raya (UK) adalah salah satu destinasi pendidikan terbaik di dunia yang sangat menghargai studi Humanities. Banyak universitas top di UK yang menawarkan program studi Classics di jenjang sarjana.
Berikut adalah tiga universitas ternama di UK yang bisa masuk ke dalam radar incaranmu:
1. University of Edinburgh
Kampus bergengsi di Skotlandia ini menawarkan program BA Greek Studies. Program ini dirancang untuk mahasiswa yang ingin membedah bahasa, sejarah, dan literatur Yunani kuno secara mendalam. University of Edinburgh memiliki ketersediaan intake untuk tahun ajaran mendatang, menjadikannya pilihan sempurna bagi kamu yang baru akan lulus SMA.
2. University of Glasgow
Masih di kawasan Skotlandia, University of Glasgow menawarkan program S1 di bidang Classics. Di kampus dengan arsitektur klasik ini, kamu akan diajak mempelajari sejarah epik dari sudut pandang sastra kuno, menganalisis puisi Homer, hingga memahami dampak sosial mitologi terhadap peradaban modern.
3. University of Exeter
University of Exeter memiliki program unggulan BA Classics yang sangat dihormati. Kampus ini memadukan studi bahasa Latin dan Yunani dengan eksplorasi mendalam mengenai seni, filsafat, dan politik dunia kuno. Lulusan dari program ini dikenal memiliki rekam jejak karier yang sangat kuat di berbagai sektor profesional di Inggris.
Wujudkan Rencana Studimu Bersama AUG Student Services!
Mengejar pendidikan di bidang sastra klasik dan mitologi ke Inggris Raya adalah sebuah langkah berani yang akan membuka wawasan globalmu. Namun, mempersiapkan pendaftaran kampus di UK (UCAS application), menulis Personal Statement, hingga mengurus 学生签证 membutuhkan strategi yang matang. Jangan biarkan impianmu sekadar menjadi angan-angan setelah menonton film di bioskop. Jadikan AUG Student Services sebagai partner navigasi resmimu.
Kamu berencana 马来西亚, 中国, kuliah di New Zealand, 美国, kuliah di Kanada, kuliah di Switzerland或 印度尼西亚语?秃顶的退休人员咨询服务 AUG 印度尼西亚!您可以在网上咨询,也可以直接联系我们,我们会为您提供最优质的服务。
您可以在接下来的时间里在 AUG 印度尼西亚网站上点击查看。Yuk, mulai langkah baru buat wujudkan 州乡村 坦帕-里贝特
Tertarik Konsultasi?
联系 AUG学生服务 如需了解更多信息,请点击这里!

登记
登录

