
Last Updated: Mei 2026 | Ditulis oleh Tim AUG Student Services Indonesia
Tempat wisata di Singapura terus bertambah setiap tahun, menjadikan negara seluas 733 km persegi ini salah satu destinasi liburan favorit wisatawan Indonesia. Menurut riset Populix (Maret 2026), mayoritas wisatawan Indonesia mengalokasikan budget Rp 5 hingga 15 juta (di luar tiket pesawat) untuk liburan ke Singapura, dengan sekitar 18% anggaran khusus untuk mengunjungi tempat wisata. Dengan penerbangan Jakarta ke Singapura yang hanya 1,5 hingga 2 jam dan sistem transportasi MRT yang sangat mudah digunakan, Singapura cocok untuk liburan singkat 3 hingga 5 hari bersama keluarga, pasangan, atau solo trip.
Artikel ini membahas 10 tempat wisata di Singapura yang paling populer dan wajib dikunjungi, lengkap dengan estimasi harga tiket, jam operasional, dan tips supaya liburanmu lebih hemat dan berkesan.

Universal Studios Singapore adalah taman hiburan paling populer di Singapura. Menurut riset Populix, 4 dari 10 wisatawan Indonesia menjadikan tempat ini sebagai destinasi utama saat berkunjung ke Singapura, dengan rata-rata waktu kunjungan hampir 4 jam.
Taman ini memiliki 7 zona bertema film Hollywood, termasuk wahana Battlestar Galactica, Transformers: The Ride 3D, dan Jurassic World. Selain wahana, pilihan kuliner dan merchandise juga menjadi daya tarik tersendiri. Menariknya, 87% pengunjung Indonesia mengaku ingin kembali lagi.

Gardens by the Bay adalah taman futuristik seluas 101 hektar di jantung Marina Bay yang menjadi ikon wisata Singapura. Tempat ini terkenal dengan Supertree Grove, yaitu struktur pohon raksasa setinggi 25 hingga 50 meter yang menampilkan pertunjukan lampu Garden Rhapsody setiap malam.
Di dalam kawasan ini juga terdapat dua dome indoor: Flower Dome (rumah kaca terbesar di dunia) dan Cloud Forest (air terjun indoor setinggi 35 meter). Area outdoor Supertree Grove bisa dinikmati gratis, tapi untuk masuk ke dome perlu tiket.

Marina Bay Sands adalah ikon modern Singapura dengan arsitektur tiga menara yang disambungkan oleh SkyPark di puncaknya. Kawasan ini menawarkan pengalaman premium: hotel mewah, pusat perbelanjaan The Shoppes, ArtScience Museum, dan Sands SkyPark Observation Deck yang menghadirkan panorama 360 derajat kota Singapura.
Tidak jauh dari sana, Merlion Park menjadi spot foto wajib bagi setiap wisatawan. Patung singa laut setinggi 8,6 meter ini adalah simbol resmi Singapura. Taman ini bisa diakses gratis kapan saja.

Sentosa adalah pulau resor seluas 5 km persegi di selatan Singapura yang menjadi pusat hiburan keluarga. Selain Universal Studios, pulau ini memiliki banyak atraksi lain yang bisa mengisi seharian penuh.
Atraksi populer di Sentosa: S.E.A. Aquarium (salah satu akuarium terbesar di dunia dengan 100.000+ biota laut), Adventure Cove Waterpark, Madame Tussauds Singapore, dan Skyline Luge. Ada juga pantai Siloso, Palawan, dan Tanjong yang bisa dinikmati gratis.

Singapore Zoo konsisten menjadi pilihan wisata keluarga favorit wisatawan Indonesia. Menurut data Populix, 6 dari 10 responden pernah mengunjungi kebun binatang ini. Koleksi satwanya lengkap, lokasinya mudah dijangkau, dan pengunjung rata-rata menghabiskan waktu sekitar 2,7 jam.
Night Safari, yang berlokasi tepat di sebelah Singapore Zoo, menawarkan pengalaman unik melihat kehidupan satwa nokturnal di malam hari. Ini satu-satunya night zoo di dunia dan menjadi pengalaman yang sulit dilupakan, terutama untuk anak-anak.

Orchard Road adalah surga belanja sepanjang 2,2 km yang dipenuhi mal-mal besar seperti ION Orchard, Takashimaya, dan Paragon. Selain belanja, kawasan ini juga menjadi pusat kuliner dengan ratusan restoran dan kafe dari berbagai cuisine.
Bagi yang tidak berencana belanja banyak, Orchard Road tetap menyenangkan untuk window shopping, menikmati street food, dan merasakan atmosfer kota Singapura yang modern. Akses sangat mudah lewat MRT Orchard Station.
Dua kawasan budaya ini menawarkan sisi Singapura yang berbeda dari gedung pencakar langit dan mal modern. Chinatown dipenuhi kuil bersejarah (termasuk Buddha Tooth Relic Temple), street market, dan hawker centre legendaris seperti Maxwell Food Centre yang terkenal dengan Hainanese Chicken Rice.
Little India menghadirkan suasana penuh warna dengan kuil Hindu, toko rempah, dan kuliner India autentik. Kedua kawasan ini saling berdekatan dan bisa dijelajahi dalam satu sore.

Jewel Changi Airport bukan sekadar terminal bandara, melainkan destinasi wisata tersendiri. Highlight utamanya adalah Rain Vortex, air terjun indoor tertinggi di dunia (40 meter) yang dikelilingi oleh taman hutan tropis berlantai 10.
Di Jewel juga terdapat lebih dari 280 toko dan restoran, Canopy Park di lantai atas dengan jembatan gantung dan labirin cermin, serta Shiseido Forest Valley yang bisa dijelajahi gratis. Banyak wisatawan sengaja tiba lebih awal atau menyisakan waktu sebelum penerbangan pulang untuk menikmati Jewel.
Singapore Botanic Gardens adalah taman botani berusia lebih dari 160 tahun yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO. Di dalamnya terdapat National Orchid Garden dengan lebih dari 1.000 spesies anggrek, menjadikannya koleksi anggrek terbesar di dunia.
Taman utama bisa diakses gratis dan menjadi tempat favorit warga lokal untuk jogging, piknik, atau sekadar bersantai. Suasananya sangat tenang, kontras dengan hiruk pikuk kota di luarnya.
Kampong Glam adalah kawasan bersejarah Melayu-Muslim di Singapura yang menjadi rumah bagi Masjid Sultan, salah satu masjid tertua dan paling ikonik di negara ini. Kawasan ini sangat ramah bagi wisatawan Muslim Indonesia: makanan halal tersedia di mana-mana, dan suasananya terasa familiar.
Tepat di belakang Masjid Sultan, Haji Lane menawarkan pengalaman yang lebih artsy: mural street art, boutique indie, kafe-kafe unik, dan toko vintage. Ini spot foto favorit anak muda dan sangat instagrammable.
Supaya budget liburanmu tidak jebol, berikut beberapa tips praktis:
Transportasi: Gunakan MRT untuk berpindah antar tempat wisata. Satu perjalanan MRT hanya SGD 1 hingga 3. Beli Singapore Tourist Pass (SGD 22/hari) untuk unlimited ride kalau berencana banyak berpindah.
Makan: Hawker centre adalah tempat makan paling hemat di Singapura. Seporsi makanan hanya SGD 4 hingga 8. Maxwell Food Centre, Lau Pa Sat, dan Chinatown Complex adalah yang paling populer.
Tiket wisata: Beli tiket online jauh hari sebelumnya. Banyak atraksi menawarkan harga lebih murah untuk pembelian online. Combo ticket (misalnya Zoo + Night Safari, atau USS + S.E.A. Aquarium) juga bisa menghemat 15 hingga 20%.
Waktu terbaik berkunjung: Hindari long weekend dan public holiday Singapura (terutama Chinese New Year dan National Day). Harga hotel dan tiket pesawat jauh lebih murah di hari biasa.
Selain menjadi destinasi wisata kelas dunia, Singapura juga dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan terbaik di Asia. Universitas seperti NUS (National University of Singapore, QS #8 dunia), NTU (Nanyang Technological University, QS #15), dan kampus-kampus swasta berkualitas menjadikan Singapura pilihan menarik untuk study abroad. Biaya hidup yang sudah kamu rasakan saat liburan, sistem transportasi yang efisien, makanan halal yang mudah ditemukan, dan jarak yang sangat dekat dari Indonesia, semuanya menjadi nilai tambah yang membuat Singapura layak dipertimbangkan sebagai destinasi kuliah.
Kalau liburanmu ke Singapura memicu rasa penasaran tentang kuliah di sana (atau di negara lain seperti Australia, UK, Malaysia, atau Kanada), AUG Student Services siap membantu. Konsultasi gratis soal pemilihan universitas, proses pendaftaran, beasiswa, visa, hingga keberangkatan. Hubungi kantor AUG terdekat di Jakarta, Serpong, Surabaya, Bandung, atau Pekanbaru.
Liên hệ Dịch vụ Sinh viên AUG bạn có thể tìm thấy thông tin về một số thông tin có thể có, xin vui lòng, và xin visa!
Menurut riset Populix 2026, wisatawan Indonesia rata-rata menyiapkan budget Rp 5 hingga 15 juta (di luar tiket pesawat) untuk liburan ke Singapura. Angka ini mencakup akomodasi, makan, transportasi, dan tiket masuk tempat wisata.
Berdasarkan data Populix, Universal Studios Singapore menempati posisi pertama (4 dari 10 wisatawan menjadikannya destinasi utama), diikuti Marina Bay Sands, Singapore Zoo, S.E.A. Aquarium, dan Gardens by the Bay.
Ya, cukup banyak. Merlion Park, Supertree Grove di Gardens by the Bay (termasuk Garden Rhapsody light show), Singapore Botanic Gardens (taman utama), Chinatown, Little India, Kampong Glam, Haji Lane, pantai di Sentosa, dan Rain Vortex di Jewel Changi Airport semuanya bisa dinikmati gratis.
3 hingga 5 hari sudah cukup untuk mengunjungi tempat-tempat wisata utama. Kalau ingin lebih santai dan menjelajahi kawasan budaya, 5 hingga 7 hari lebih ideal.
Ya, sangat mudah. Singapura memiliki populasi Muslim yang signifikan, sehingga restoran dan hawker stall halal tersedia di banyak kawasan, terutama di Kampong Glam, Chinatown, dan food court di mal-mal besar. Banyak restoran juga mencantumkan sertifikasi halal dari MUIS (Majlis Ugama Islam Singapura).
MRT (Mass Rapid Transit) adalah cara paling hemat dan efisien. Satu perjalanan hanya SGD 1 hingga 3. Untuk wisatawan yang berencana banyak berpindah, Singapore Tourist Pass (SGD 22/hari untuk unlimited ride) sangat direkomendasikan.
Ya. Singapura adalah salah satu pusat pendidikan terbaik di Asia dengan universitas seperti NUS (QS #8), NTU (QS #15), dan berbagai kampus swasta berkualitas. Biaya hidup yang terstruktur, lokasi dekat Indonesia, dan makanan halal yang mudah ditemukan menjadikannya destinasi study abroad yang menarik. Konsultasikan rencana kuliahmu di AUG Student Services.
Singapura beriklim tropis sepanjang tahun, jadi bisa dikunjungi kapan saja. Namun, hindari periode Chinese New Year (Januari/Februari) dan National Day (9 Agustus) jika ingin menghindari keramaian dan harga hotel yang tinggi. Bulan Maret hingga Mei dan September hingga November biasanya paling nyaman.