
Siapa sih yang nggak kenal Warren Buffett? Sosok CEO Berkshire Hathaway yang sering dijuluki sebagai “Oracle of Omaha” ini adalah salah satu investor paling legendaris dan tersukses sepanjang sejarah. Melihat kekayaannya yang fantastis dan strateginya yang selalu on-point di pasar saham, wajar kalau banyak students yang penasaran dan bertanya-tanya tentang jurusan yang ia tempuh dulu di perkuliahan di AS.
Bagi kamu yang punya ambisi besar untuk terjun ke dunia investasi, pasar saham, atau membangun kerajaan bisnis, mengetahui latar belakang akademik tokoh-tokoh sukses ini bisa jadi blueprint yang sangat berharga. Langkah awal Warren Buffett di dunia akademik berfokus murni pada ranah ekonomi. Ia menyandang gelar Bachelor of Science in Business Administration dari University of Nebraska-Lincoln, lalu melanjutkan pendidikan tingkat master dan meraih gelar Master of Science in Economics di Columbia Business School. Fondasi ilmunya sangat bertumpu pada Accounting yang ia sebut sebagai “the language of business”, serta prinsip value investing yang ia pelajari dari mentornya.
Ingin punya mindset tajam dan skill analisis tingkat dewa seperti Buffett? Mari kita bedah tuntas riwayat akademiknya, prospek karir yang menantimu, hingga rincian biaya kuliah di jurusan pencetak para miliarder ini!
Kesuksesan Warren Buffett bukanlah hasil dari keberuntungan semalam. Semuanya dibangun dari fondasi pendidikan finansial yang sangat solid sejak ia masih remaja. Perjalanan akademiknya dipenuhi dengan strategi dan pencarian ilmu dari mentor-mentor terbaik di bidangnya. Berikut adalah rekam jejak kampus dan jurusan yang membentuk mindset investasinya:
Percaya atau tidak, Buffett sudah masuk ke salah satu sekolah bisnis paling elit di dunia, Wharton School di University of Pennsylvania, saat usianya baru menginjak 16 tahun! Di usia di mana kebanyakan remaja masih bingung mencari jati diri, ia sudah mulai menyerap ilmu bisnis fundamental.
Meskipun Wharton adalah kampus prestigious, Buffett memutuskan untuk transfer ke University of Nebraska-Lincoln setelah dua tahun belajar. Ia merasa ilmu yang diberikan dosennya terkadang sudah ia kuasai sendiri. Di kampus inilah ia akhirnya merampungkan studi dan meraih gelar Bachelor of Science in Business Administration pada usia 20 tahun.
Ini adalah fase game-changer dalam hidup Warren Buffett. Ia melanjutkan pendidikan pascasarjana di Columbia Business School. Mengapa Columbia? Karena di sanalah ia bertemu dengan Benjamin Graham, sosok profesor sekaligus mentor yang memperkenalkan konsep value investing. Value investing adalah strategi membeli saham perusahaan solid yang sedang undervalued (dihargai murah oleh pasar) dan menyimpannya untuk jangka panjang. Konsep inilah yang menjadi DNA strategi investasi Berkshire Hathaway hingga detik ini.
Satu hal yang selalu ditekankan oleh Buffett kepada para students muda: belajarlah Akuntansi. Menurutnya, akuntansi adalah “the language of business”. Tanpa kemampuan membaca laporan keuangan, cash flow, dan neraca perusahaan dengan fasih, seorang investor hanya sedang menebak-nebak alias berjudi.
Mengetahui bahwa jurusan kuliah Warren Buffett berkisar di ranah Business Administration dan Economics membuat program studi ini semakin diburu oleh international students. Tapi, selain karena faktor ketokohan, apa sebenarnya yang membuat jurusan ini sangat valuable di era modern?

Kalau kamu mengambil rute jurusan kuliah di bidang bisnis seperti Warren Buffett, peluang karir yang terbuka sangatlah luas dan bergengsi. Berikut adalah beberapa peran strategis di dunia profesional yang siap menampung skill analisis tajammu:
Berbicara soal investasi, pendidikan di luar negeri adalah investasi pertama yang harus kamu hitung Return on Investment (ROI)-nya. Biaya kuliah jurusan bisnis dan ekonomi tentu bervariasi, sangat bergantung pada negara, reputasi universitas, dan spesialisasi yang kamu ambil. Biar kamu punya gambaran budgeting, berikut adalah estimasi tuition fee di beberapa negara favorit students Indonesia:
Catatan penting: Jangan lupa untuk menambahkan alokasi biaya hidup (living costs), asuransi, dan akomodasi ke dalam tabel perencanaan finansial keluargamu!
Tertarik mengikuti jejak akademiknya? Kamu bisa menargetkan kampus-kampus almamater sang maestro di Amerika Serikat. Namun, jika American Dream bukan tujuan utamamu, ada buanyak banget opsi universitas global di Australia, UK, dan New Zealand yang kualitas program Business, Finance, dan Economics-nya berani diadu dan sudah mendapat triple crown accreditation! Memilih kampus bukan sekadar mencari nama besar. Kamu harus jeli melihat koneksi industri kampus tersebut, ekosistem akademiknya, peluang internship di perusahaan raksasa, hingga kualitas jaringan alumninya. Hal-inilah yang pada akhirnya akan mendongkrak karirmu di masa depan.
Membedah jurusan kuliah Warren Buffett membuktikan satu hal: kesuksesan finansial bermula dari literasi dan edukasi yang tepat. Jurusan seperti Finance, Economics, atau Business Administration adalah fondasi terkuat yang bisa kamu bangun untuk masuk ke arena bisnis global. Namun, merealisasikan rencana kuliah ke luar negeri tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Mulai dari menyeleksi universitas yang pas dengan budget, menyusun dokumen pendaftaran, hingga mengurus birokrasi student visa yang rumit sering kali bikin students kewalahan. Daripada membuang waktu berharga dengan pusing-pusing administrasi, serahkan saja keribetan tersebut kepada AUG Student Services!
Sang legenda investasi ini mengantongi gelar Bachelor of Science in Business Administration dari University of Nebraska–Lincoln. Setelah itu, ia memperdalam ilmunya dengan meraih gelar Master of Science in Economics di Columbia Business School.
Jawabannya: Tidak harus! Bahkan Buffett sendiri menekankan bahwa nama besar kampus bukanlah segalanya. Yang terpenting adalah seberapa dalam pemahamanmu terhadap “bahasa bisnis” (akuntansi), kedisiplinan mental, dan insting analisismu dalam membaca pergerakan pasar.
Kalau kamu mau all-in di dunia investasi, pilihan jurusan terbaiknya berkisar di Finance, Economics, Business Administration, dan Accounting. Empat pilar ini bakal memoles caramu membaca laporan keuangan dan valuasi perusahaan.
Tentu saja! Jurusan ini nggak pernah ada matinya. Selama roda ekonomi global masih berputar, lulusan bisnis akan selalu dicari untuk mengisi posisi strategis di firma consulting, manajemen investasi, hingga corporate finance.
Daripada stress mengurus dokumen sendirian, kamu bisa booking jadwal konsultasi dengan AUG Student Service. Kami akan mem- back up proses pendaftaran kampusmu, memberikan rekomendasi universitas terbaik, hingga mengeksekusi urusan student visa secara profesional!
Kamu berencana kuliah di Malaysia, kuliah di China, kuliah di New Zealand, kuliah di Amerika, kuliah di Kanada, kuliah di Switzerland, atau kuliah di Inggris? Tư vấn liên quan đến khả năng tiếp cận thông tin liên lạc AUG Indonesia! Bạn có thể tham khảo ý kiến trực tuyến về cách cung cấp thông tin quan trọng về các vấn đề liên quan, rất nhiều mana yang paling nyaman buat kamu.
Langsung aja klik buat ngobrol sama tim AUG Indonesia sekarang. Yuk, mulai langkah baru buat wujudkan kuliah di luar negeri TANPA RIBET!
Liên hệ Dịch vụ Sinh viên AUG bạn có thể tìm thấy thông tin về một số thông tin có thể có, xin vui lòng, và xin visa!