
Banyak mahasiswa baru menyadari satu hal penting justru di saat yang tidak ideal. Semua dokumen akademik sudah hampir siap, kampus tujuan sudah ditentukan, bahkan beberapa teman sudah mulai mendapatkan tawaran atau offer. Lalu muncul pertanyaan sederhana tapi krusial yaitu skor IELTS aku masih berlaku tidak ya? Artikel ini tidak sekadar menjawab berapa lama masa berlaku IELTS dan TOEFL. Jawaban itu terlalu singkat dan sering menyesatkan bagi pemula. Yang jauh lebih penting untuk kamu pahami adalah kapan waktu paling aman mengambil tes, supaya skor tersebut masih relevan saat proses aplikasi, pengajuan visa, sampai hari pertama kamu berkuliah di luar negeri nanti.
Jangan sampai impianmu tertunda hanya karena selembar sertifikat yang kedaluwarsa di waktu yang salah.
Secara resmi, baik IELTS (International English Language Testing System) maupun TOEFL iBT (Test of English as a Foreign Language) memiliki masa berlaku dua tahun sejak tanggal tes dilakukan.
Artinya, skor tersebut tidak bisa digunakan lagi untuk keperluan resmi setelah melewati periode 730 hari tersebut dan tidak bisa diperpanjang dengan cara apapun. Banyak orang yang berhenti mencari informasi sampai di sini saja. Padahal, angka dua tahun itu bukanlah jawaban final untuk strategi pendaftaran kuliahmu.
Alasan kenapa tes bahasa memiliki masa berlaku sebenarnya cukup logis. Universitas menganggap kemampuan bahasa asing sebagai perishable skill atau keahlian yang bisa luntur jika tidak diasah. Skor yang kamu dapat dua tahun lalu belum tentu mencerminkan kemampuan akademikmu saat ini, apalagi untuk kebutuhan kuliah penuh di luar negeri yang menuntut komunikasi intens.
Namun, masalah sebenarnya bukan hanya pada durasi dua tahun itu, melainkan pada titik waktu mana skor tersebut dianggap sah oleh universitas dan pihak imigrasi.

Ini adalah bagian paling teknis yang sering luput dipahami oleh mahasiswa maupun orang tua. Validitas skor bahasamu akan diperiksa di tiga gerbang utama:
Di sinilah letak risiko terbesarnya. Banyak kebijakan universitas ternama dan otoritas visa (terutama Inggris dan Australia) mewajibkan skor IELTS atau TOEFL kamu tetap valid hingga tanggal perkuliahan dimulai atau course commencement date.
Bayangkan skenario ini: Skor kamu masih berlaku saat kamu klik tombol daftar di bulan Januari. Namun, skor tersebut habis masa berlakunya di bulan Juli. Padahal, visa baru akan diproses bulan Agustus dan kuliah mulai bulan September. Dalam kasus ini, kamu akan dianggap tidak memenuhi syarat dan diwajibkan tes ulang. Di tahap ini, mahasiswa biasanya sudah terdesak waktu dan panik.
Dari pengalaman kami mendampingi ribuan siswa, ada dua pola kesalahan fatal yang sering berulang terkait masa berlaku IELTS dan TOEFL.
Ada mahasiswa yang rajin mengambil tes saat masih kelas 11 SMA karena ingin “selesai duluan”. Saat pendaftaran kampus dibuka setahun kemudian, skor memang masih berlaku. Namun, karena proses dari pendaftaran sampai keberangkatan bisa memakan waktu 6 sampai 12 bulan, skor tersebut keburu kedaluwarsa tepat sebelum visa diajukan.
Ada juga yang menunda tes sampai detik terakhir karena merasa belum siap. Akibatnya, waktu menjadi sangat sempit. Jika skor yang keluar tidak mencapai target, tidak ada ruang waktu untuk tes ulang (retake). Akibatnya, target kampus terpaksa diturunkan atau rencana kuliah ditunda tahun depan.
Pendekatan yang lebih cerdas dan realistis bukanlah bertanya “kapan aku bisa ambil IELTS?”, tapi “kapan aku mau mulai kuliah?”.
Mari kita buat simulasi timeline. Jika kamu menargetkan masuk kuliah (Intake) bulan September 2026, maka:
Kenapa periode November sampai Januari itu ideal? Karena tes bahasa diambil cukup dekat dengan periode aplikasi, tapi cukup jauh dari deadline visa. Ini memberikan “napas” panjang. Skor kamu akan sangat aman dan masih berlaku segar hingga hari pertama kamu masuk kelas.
Banyak mahasiswa berharap satu kali tes langsung sukses. Kenyataannya, skor IELTS atau TOEFL seringkali stagnan, terutama pada bagian Viết đàn Nói.
Melakukan tes ulang tanpa jeda belajar dan evaluasi seringkali hanya mengulang hasil yang sama. Karena itu, memiliki Retake Buffer atau waktu cadangan sekitar 1 sampai 2 bulan sebelum deadline aplikasi sangatlah krusial.
Buffer waktu ini bukan tanda kamu pesimis, melainkan bentuk perencanaan manajemen risiko yang matang. Jangan sampai kamu terjebak dalam situasi sudah diterima kampus impian, tapi batal berangkat hanya karena skor bahasa kurang 0.5 poin dan tidak ada waktu untuk tes lagi.
Untuk memudahkan kamu mengetahui masa berlaku IELTS dan TOEFL , berikut adalah rangkuman pertanyaan yang paling sering ditanyakan kepada konsultan kami mengenai validitas skor bahasa Inggris.
Q: Berapa lama masa berlaku skor IELTS dan TOEFL yang pasti?
A: Skor IELTS (Academic atau General) dan TOEFL iBT berlaku mutlak selama dua tahun sejak tanggal tes dilakukan. Setelah lewat dua tahun, skor tersebut hangus dan tidak bisa diaktifkan kembali untuk keperluan apa pun.
Q: Apakah yang dicek kampus itu tanggal tes atau tanggal pendaftaran?
A: Kampus mengecek validitas skor saat proses verifikasi dokumen untuk mengeluarkan LoA (Letter of Acceptance). Namun, sangat disarankan agar skor tetap valid sampai tanggal perkuliahan dimulai agar kamu tetap aman dari aturan visa yang sering kali lebih ketat.
Q: Kalau skor habis masa berlakunya setelah dapat offer, apakah masih aman?
A: Umumnya TIDAK AMAN. Pihak universitas atau otoritas visa bisa meminta bukti skor yang masih valid saat kamu melakukan proses pendaftaran ulang (enrollment) atau saat pengajuan visa pelajar secara resmi.
Q: Kapan waktu paling aman ambil IELTS atau TOEFL jika mau masuk intake September?
A: Waktu paling aman adalah sekitar bulan November sampai Januari di tahun sebelumnya. Ini memberi ruang jika kamu butuh tes ulang dan memastikan skor tetap berlaku sampai tahap keberangkatan nanti.
Penting: Jangan menunda tes terlalu dekat dengan deadline pendaftaran kampus karena slot tes sering kali penuh dengan cepat.
Mengurus persiapan kuliah ke luar negeri itu seperti menyusun kepingan puzzle. Kamu tidak bisa menebak nebak letaknya. Banyak mahasiswa sebenarnya sudah berada di jalur yang benar, mereka hanya kurang satu hal yaitu validasi waktu dari ahlinya.
Jika kamu masih ragu kapan sebaiknya mengambil IELTS atau TOEFL, atau apakah skor yang ada di tanganmu saat ini masih aman untuk intake mendatang, berdiskusi dengan konsultan profesional akan jauh lebih efektif daripada berspekulasi sendiri.
Dịch vụ Sinh viên AUG sangat berpengalaman dalam membantu mahasiswa menyusun timeline studi dan strategi tes bahasa yang realistis. Kami akan memastikan rencana studimu aman dari sisi waktu, pendaftaran, hingga pengajuan visa.
Hubungi kantor AUG Student Services terdekat sekarang juga untuk konsultasi kuliah keluar negeri gratis mengenai rencana tes bahasamu.
Kamu berencana kuliah di Malaysia, kuliah di China, kuliah di New Zealand, kuliah di Amerika, kuliah di Kanada, kuliah di Switzerland, atau kuliah di Inggris? Tư vấn liên quan đến khả năng tiếp cận thông tin liên lạc AUG Indonesia! Bạn có thể tham khảo ý kiến trực tuyến về cách cung cấp thông tin quan trọng về các vấn đề liên quan, rất nhiều mana yang paling nyaman buat kamu.
Langsung aja klik buat ngobrol sama tim AUG Indonesia sekarang. Yuk, mulai langkah baru buat wujudkan kuliah di luar negeri TANPA RIBET!
Liên hệ Dịch vụ Sinh viên AUG bạn có thể tìm thấy thông tin về một số thông tin có thể có, xin vui lòng, và xin visa!