
Jika ada satu jurusan yang identik dengan citra “keren”, cerdas, dan berkelas, Jurusan Hubungan Internasional (HI) pasti berada di urutan teratas. Bayangan tentang jurusan kuliah ini seringkali sangat sinematik: mengenakan setelan jas rapi, duduk di meja bundar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York atau Jenewa, berdebat menggunakan bahasa asing yang fasih, dan mengambil keputusan yang bisa mengubah nasib dunia.
Apakah bayangan itu salah? Tidak sepenuhnya. Namun, realita di balik Jurusan Hubungan Internasional jauh lebih kompleks, menantang, dan luas daripada sekadar rapat-rapat formal di gedung bertingkat. Bagi kamu yang memiliki ketertarikan mendalam pada isu global, politik, hukum, dan kemanusiaan, HI adalah ladang emas untuk mengembangkan diri. Tapi ingat, ini bukan jurusan untuk mereka yang hanya ingin “terlihat keren”. Ini adalah kawah candradimuka bagi calon pemimpin global.
Artikel ini akan membedah tuntas apa itu Jurusan Hubungan Internasional, skill “mahal” apa yang akan kamu pelajari, hingga bagaimana memetakan karier realistis menuju kursi diplomat atau staf ahli di NGO global.
Secara sederhana, Hubungan Internasional adalah ilmu yang mempelajari interaksi antar aktor global. Siapa aktornya? Bukan cuma negara. Di era modern ini, aktor global mencakup Organisasi Internasional (seperti PBB, ASEAN), Perusahaan Multinasional (MNCs seperti Google atau Tesla), Lembaga Swadaya Masyarakat (NGO seperti Greenpeace), hingga individu yang berpengaruh.
Masuk ke jurusan ini berarti kamu siap menjadi seorang Generalis. Kamu tidak akan hanya belajar satu bidang. Kamu akan mempelajari:
Karena cakupannya yang luas, mahasiswa HI dilatih untuk memiliki helicopter view, kemampuan melihat masalah dari berbagai sudut pandang (politik, ekonomi, keamanan, dan budaya) sekaligus.
Di dunia kerja, lulusan HI dikenal memiliki “soft skill” yang sangat tajam. Kurikulum di jurusan ini dirancang untuk membentuk pola pikir strategis. Berikut adalah tiga senjata utama yang akan kamu asah selama kuliah:
Diplomasi bukan cuma soal senyum dan jabat tangan. Ini adalah seni meyakinkan orang lain untuk mengikuti keinginan kita tanpa merasa dipaksa. Di kelas, kamu akan sering melakukan simulasi sidang PBB (Model United Nations). Kamu belajar bagaimana mempertahankan kepentingan negaramu (atau organisasimu) sambil tetap menjaga hubungan baik dengan lawan bicara. Skill negosiasi ini sangat terpakai di dunia bisnis, bukan hanya di pemerintahan.
Dunia ini penuh dengan informasi yang simpang siur. Mahasiswa HI dilatih untuk membedah berita, mencari akar masalah, dan memprediksi dampaknya. Kemampuan tư duy phản biện dan analisis ini sangat dicari oleh perusahaan multinasional untuk posisi Nhà phân tích rủi ro atau Nhà hoạch định chiến lược.
Bahasa Inggris sudah menjadi standar wajib. Di Jurusan Hubungan Internasional, kamu biasanya “dipaksa” atau sangat didorong untuk menguasai bahasa PBB lainnya, seperti Bahasa Perancis, Mandarin, Arab, Spanyol, atau Rusia. Menguasai bahasa asing bukan sekadar alat komunikasi, tapi alat untuk memahami budaya dan pola pikir bangsa lain, kunci sukses seorang diplomat.
Pertanyaan klasik orang tua: “Lulusan HI kerjanya jadi apa selain Duta Besar?” Jawabannya: Banyak sekali. Berikut adalah jalur karier paling prestisius yang bisa kamu kejar.
Ini adalah puncak impian banyak mahasiswa HI. Menjadi wakil negara di luar negeri, mengurus perlindungan warga negara, hingga menegosiasikan perjanjian dagang.
Jika kamu punya jiwa sosial tinggi, bekerja di NGO global adalah pilihan tepat. Organisasi seperti UNICEF, WHO, UNHCR, World Vision, atau Greenpeace selalu membutuhkan profesional yang paham konteks global.
Ini adalah tren karier “gaji tinggi” bagi lulusan HI saat ini. Perusahaan teknologi raksasa (seperti TikTok, Meta, Google) atau perusahaan tambang butuh orang yang bisa menjembatani kepentingan bisnis mereka dengan kebijakan pemerintah di berbagai negara.
Menjadi korespondensi asing untuk media internasional (seperti BBC, CNN, Al Jazeera) atau menjadi analis di lembaga Think Tank. Tugasmu adalah menerjemahkan isu global yang rumit menjadi berita yang mudah dipahami publik.
Bekerja langsung di markas besar PBB di New York atau Sekretariat ASEAN di Jakarta. Ini adalah karier birokrat tingkat global. Proses rekrutmennya sangat kompetitif dan seringkali membutuhkan gelar Master (S2) serta pengalaman magang sebelumnya.

Meskipun jurusan HI di dalam negeri banyak yang berkualitas, mengambil jurusan ini di luar negeri memberikan advantage yang signifikan.
Pertama, Lingkungan Multikultural yang Autentik. Belajar Hubungan Internasional di kelas yang isinya 100% orang Indonesia akan sangat berbeda dengan belajar di kelas yang mahasiswanya berasal dari 30 negara berbeda. Di luar negeri, debat di kelas adalah simulasi PBB yang nyata. Kamu belajar memahami perspektif teman dari Eropa, Afrika, atau Amerika Latin secara langsung.
Kedua, Akses Magang Global. Kuliah di negara pusat diplomasi (seperti di Eropa, Inggris, atau Australia) memberimu akses magang di kantor pusat organisasi internasional yang tidak ada di Indonesia. Pengalaman magang di markas PBB atau NGO global di Jenewa atau New York adalah golden ticket untuk CV kamu.
Ketiga, Perspektif Kurikulum. Universitas di luar negeri seringkali memiliki fokus spesifik yang sangat mendalam, misalnya Nghiên cứu bảo mật, Sự phát triển quốc tế, atau Global Environmental Politics, yang diajarkan langsung oleh praktisi atau mantan diplomat dunia.
Jurusan ini bukan jurusan santai. Kamu harus rajin membaca jurnal, cập nhật berita dunia setiap detik, dan menulis esai analisis yang tajam. Selain itu, karena sifat ilmunya yang umum, kamu harus aktif mencari spesialisasi dan pengalaman magang sejak semester awal agar tidak kalah saing saat lulus.
Jurusan Hubungan Internasional adalah gerbang bagi mereka yang tidak ingin hidupnya dibatasi oleh sekat-sekat geografis. Ini adalah jurusan bagi para visioner yang ingin memahami bagaimana dunia bekerja dan bagaimana cara memperbaikinya.
Baik kamu bercita-cita menjadi diplomat yang elegan, aktivis kemanusiaan yang tangguh, atau pelobi korporat yang strategis, semua dimulai dari pemahaman mendalam tentang dinamika global.
Jika kamu merasa memiliki niềm đam mê di bidang ini, langkah selanjutnya adalah merancang strategi studimu. Memilih universitas yang tepat dengan jaringan alumni global yang kuat adalah kunci sukses di bidang HI.
Mulai Langkah Globalmu Bersama AUG Student Services
Bingung memilih universitas mana yang punya Jurusan Hubungan Internasional terbaik? Atau ragu apakah profilmu cocok untuk menembus kampus impian di Australia atau Inggris?
Dịch vụ Sinh viên AUG siap membantu memetakan masa depanmu tanpa biaya. Kami berpengalaman membantu calon mahasiswa merancang studi di bidang Quan hệ quốc tế, Chính trị, dan Nghiên cứu toàn cầu.
Jangan ragu untuk menghubungi tim AUG. Masa depan karier diplomatmu dimulai dari satu langkah konsultasi yang tepat.
1. Apakah masuk HI harus jago Bahasa Inggris?
Ya, ini syarat penting. Sebagian besar literatur akademik seperti buku dan jurnal berbahasa Inggris, dan bahasa pengantar di kelas (terutama jika kuliah di luar negeri) juga menggunakan Inggris. Namun, kemampuan ini akan terus diasah selama kuliah.
2. Apakah lulusan HI susah cari kerja?
Tidak, jika kamu aktif. Lulusan HI yang hanya mengandalkan IPK mungkin kesulitan, tetapi mereka yang punya skill bahasa asing, pengalaman magang, jejaring, serta kemampuan negosiasi justru sangat fleksibel dan bisa masuk ke berbagai industri seperti media, perbankan, teknologi, dan lembaga NGO.
3. Apakah harus pintar Matematika untuk masuk HI?
Tidak terlalu dominan. HI termasuk ilmu sosial. Namun, kamu tetap akan bertemu statistik dasar dalam mata kuliah seperti Metode Penelitian atau Ekonomi Politik Internasional.
4. Apa bedanya jurusan HI dengan Hukum Internasional?
Hukum Internasional merupakan bagian dari Fakultas Hukum dan fokus pada aturan serta pasal legal dalam diplomasi dan konflik. Hubungan Internasional berada dalam rumpun Ilmu Sosial atau Politik, dengan fokus pada interaksi global, diplomasi, kebijakan, dan faktor penyebab peristiwa internasional.
Catatan: Bahasa asing kedua seperti Mandarin, Arab, Jepang, atau Prancis sering menjadi nilai tambah besar pada jurusan HI karena relevansi geopolitik dan ekonomi global.
Masih bingung apakah HI cocok untukmu atau ingin tahu universitas luar negeri dengan program HI terbaik? Konselor kami siap bantu secara gratis.
Kamu berencana kuliah di Malaysia, kuliah di China, kuliah di New Zealand, kuliah di Amerika, kuliah di Kanada, kuliah di Switzerland, atau kuliah di Inggris? Tư vấn liên quan đến khả năng tiếp cận thông tin liên lạc AUG Indonesia! Bạn có thể tham khảo ý kiến trực tuyến về cách cung cấp thông tin quan trọng về các vấn đề liên quan, rất nhiều mana yang paling nyaman buat kamu.
Langsung aja klik buat ngobrol sama tim AUG Indonesia sekarang. Yuk, mulai langkah baru buat wujudkan kuliah di luar negeri TANPA RIBET!
Liên hệ Dịch vụ Sinh viên AUG bạn có thể tìm thấy thông tin về một số thông tin có thể có, xin vui lòng, và xin visa!