Pernah ngalamin momen nyesek begini: target kampus minta skor minimal 6.5 untuk semua sesi 雅思, hasil tesmu keluar dan kamu dapat Listening 8.0, Reading 7.5, Speaking 7.0… tapi Writing nyangkut di 6.0? Dulu, situasi kayak gini bakal bikin mental breakdown. Bayangkan, gara-gara kurang 0.5 di satu sesi aja, kamu harus bayar full Rp 3 juta lebih dan mengulang keempat skill dari awal. Udah boncos di dompet, capek fisik, ditambah stres karena takut skor Listening atau Reading yang udah bagus malah ikutan turun di tes kedua. Tapi tenang, di tahun 2026 ini ada satu fitur revolusioner yang jadi pahlawan buat para test-taker: One Skill Retake IELTS. Biar persiapan pendaftaran kampus atau visamu makin mulus, mari kita bedah tuntas cara kerja, biaya, sampai strategi rahasia menaklukkan fitur ini!
One Skill Retake (OSR) adalah fitur dari IELTS yang mengizinkan peserta untuk mengulang hanya satu komponen tes saja (Listening, Reading, Writing, ATAU Speaking) tanpa perlu mengulang sisa tes lainnya. Setelah ikut OSR, kamu akan menerima Test Report Form (TRF) baru. Di sertifikat baru ini, nilainya akan merupakan gabungan dari 3 skill lamamu yang sudah bagus, ditambah 1 skill baru hasil dari sesi retake. Sangat praktis dan efisien!
Jangan keburu daftar dulu, karena nggak semua orang bisa asal ambil fitur ini. Ada beberapa aturan baku dari penyelenggara resmi seperti British Council yang wajib kamu penuhi:
Ini dia alasan utama kenapa fitur OSR jadi favorit. Daripada kamu harus bayar full test yang harganya bisa menembus angka Rp 3.150.000 hingga Rp 3.300.000, biaya OSR jauh lebih ramah di kantong. Kisaran biaya One Skill Retake IELTS di Indonesia berada di angka Rp 2.000.000 – Rp 2.500.000 (tergantung kebijakan test center). Meskipun tetap berbayar, opsi ini jelas menghemat uang jajanmu, dan yang terpenting: menghemat energi mentalku karena kamu cuma perlu duduk ujian selama beberapa puluh menit (bukan berjam-jam)!
Jangan asal ambil retake. Kamu butuh strategi decision-making yang matang. Cek simulasi ini:
Warning: Sebelum mendaftar OSR, selalu cek ulang kebijakan admission dari universitas tujuanmu. Meskipun OSR adalah produk resmi, masih ada beberapa universitas yang belum menerima TRF dari hasil gabungan OSR. Jangan sampai kamu sudah bayar retake, tapi sertifikatnya ditolak kampus!
Karena kamu dibatasi waktu 60 hari, kamu harus gerak cepat. Gunakan 7-14 hari sebelum hari H retake untuk melakukan study plan ini:
Ngurusin pendaftaran tes ulang di tengah kepanikan deadline kampus itu rasanya pasti chaos banget. Belum lagi kamu harus riset apakah universitas impianmu menerima sertifikat dari sistem One Skill Retake atau tidak. Biar kamu bisa fokus 100% perbaiki nilaimu, serahkan urusan administrasinya ke ahlinya! AUG Student Service sebagai official partner dari British Council siap memandumu.
Nggak bisa. Syarat wajibnya, tes full IELTS pertamamu itu harus diambil dengan format Computer-Based Test (CBT).
Waktumu sangat terbatas! Kamu harus booking dan ikut tes retake-nya maksimal 60 hari setelah tanggal tes aslimu selesai.
Jangan panik! Kalau ternyata setelah retake skormu malah drop, TRF (sertifikat) lamamu yang skornya lebih tinggi itu tetap sah dan valid kok. Kamu bebas pilih mau submit sertifikat yang mana ke pihak kampus.
Mayoritas kampus besar di Australia dan UK udah menerima sistem ini. Tapi, ada beberapa kampus super ketat yang tetep minta hasil Full Test reguler. Makanya, wajib banget konsul dan kroscek dulu ke agen pendidikan kayak AUG sebelum bayar retake!
Sayangnya nggak bisa. Jatahnya murni cuma buat satu sesi tes saja. Kalau nilai yang hancur ada dua atau lebih, solusi satu-satunya ya kamu harus daftar ulang Full Test dari awal.
Kamu berencana 马来西亚, kuliah di China, kuliah di New Zealand, 美国, kuliah di Kanada, kuliah di Switzerland, atau 印度尼西亚语?秃顶的退休人员咨询服务 AUG 印度尼西亚!您可以在网上咨询,也可以直接联系我们,我们会为您提供最优质的服务。
您可以在接下来的时间里在 AUG 印度尼西亚网站上点击查看。Yuk, mulai langkah baru buat wujudkan 州乡村 坦帕-里贝特
联系 AUG学生服务 如需了解更多信息,请点击这里!