AUG 社交媒体
AUG 学生服务徽标
菜单

Jurusan Psikologi di Luar Negeri: Bedanya Bachelor of Arts dan Bachelor of Science

Jurusan Psikologi di Luar Negeri: Bedanya Bachelor of Arts dan Bachelor of Science

Banyak siswa tertarik memilih jurusan psikologi karena ingin memahami manusia, emosi, dan cara berpikir. Namun kebingungan sering muncul ketika mulai mencari universitas di luar negeri. Di brosur kampus atau website universitas, jurusan psikologi sering tidak hanya muncul satu kali, melainkan hadir dalam dua versi yang terlihat mirip tetapi sebenarnya berbeda, Bachelor of Arts dan Bachelor of Science.

Di titik ini, banyak calon mahasiswa merasa yakin bahwa keduanya sama saja. Padahal, pilihan antara BA dan BSc dalam psikologi bisa mempengaruhi cara belajar, pengalaman kuliah, hingga jalur karir dan studi lanjut di masa depan. Karena itu, memahami perbedaan ini sejak awal menjadi langkah penting agar tidak salah pilih.

Jurusan Psikologi di Luar Negeri Itu Belajar Apa?

Secara umum, jurusan psikologi mempelajari perilaku manusia dan proses mental yang ada di baliknya. Mahasiswa psikologi belajar tentang bagaimana manusia berpikir, merasa, berperilaku, berinteraksi dengan lingkungan, dan merespons berbagai situasi kehidupan. Psikologi tidak hanya berkaitan dengan kesehatan mental, tetapi juga dengan pendidikan, dunia kerja, organisasi, kebijakan sosial, hingga riset perilaku.

Di luar negeri, psikologi menjadi salah satu jurusan populer karena aplikasinya sangat luas dan lintas industri. Lulusan psikologi tidak selalu menjadi psikolog klinis, tetapi juga bekerja di bidang sumber daya manusia, riset, pendidikan, kebijakan publik, hingga bidang yang berfokus pada pengembangan manusia dan organisasi.

Kenapa Jurusan Psikologi Dibagi Menjadi BA dan BSc?

Perbedaan Bachelor of Arts dan Bachelor of Science dalam psikologi muncul karena perbedaan cara pandang untuk ilmu ini. Universitas bisa memposisikan psikologi sebagai ilmu sosial dan humaniora, juga sebagai ilmu sains yang dekat dengan biologi dan riset ilmiah.

Dari perbedaan sudut pandang inilah lahir dua jalur studi yang sama-sama sah dan diakui, tetapi memiliki pendekatan akademik yang berbeda. Tidak ada yang lebih baik secara mutlak, karena masing-masing dirancang untuk tipe mahasiswa dan tujuan yang berbeda.

Apa Itu Bachelor of Science (BSc) Psychology?

Berbeda dengan BA, Bachelor of Science dalam psikologi menempatkan psikologi sebagai disiplin ilmiah yang berbasis data dan riset. Program ini lebih menekankan pendekatan kuantitatif, metode ilmiah, serta hubungan antara psikologi dengan aspek biologis dan neurologis. Mahasiswa BSc Psychology akan lebih banyak berhadapan dengan statistik, metode penelitian, eksperimen, dan analisis data. Fokus studinya sering mencakup psikologi klinis, kognitif, neuroscience, dan bidang-bidang yang membutuhkan pemahaman ilmiah yang kuat. 

Jalur BSc sering menjadi pilihan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke psikologi klinis, neuroscience, atau riset akademik, karena banyak program S2 dan profesi klinis mensyaratkan latar belakang sains yang kuat sejak jenjang sarjana.

Apa Itu Bachelor of Arts (BA) Psychology?

Bachelor of Arts dalam psikologi biasanya menempatkan psikologi dalam konteks sosial dan budaya. Program ini banyak membahas perilaku manusia dalam hubungan sosial, dinamika kelompok, perkembangan individu, serta bagaimana lingkungan dan budaya mempengaruhi cara berpikir dan bertindak. Gaya belajar BA Psychology cenderung lebih kualitatif. Pendekatan ini cocok untuk mereka yang tertarik memahami manusia dari sisi relasi sosial, komunikasi, dan konteks masyarakat. 

Di dunia kerja, lulusan BA Psychology sering melanjutkan karir di bidang yang berfokus pada manusia, seperti human resources, pendidikan, komunikasi, kebijakan sosial, layanan masyarakat, dan bidang lain yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang perilaku manusia. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan studi ke S2 untuk mendalami profesi klinis.

Perbedaan BA dan BSc Psikologi yang Perlu Dipahami Sejak Awal

Jurusan Psikologi

Perbedaan utama antara BA dan BSc psikologi terletak pada pendekatan belajar dan tujuan akademiknya. BA lebih menekankan pemahaman perilaku manusia dari sisi sosial dan humaniora, sementara BSc lebih fokus pada analisis biologis. Perbedaan ini memengaruhi mata kuliah yang diambil, metode evaluasi, dan ritme studi selama kuliah. Bagi sebagian mahasiswa, BA terasa lebih cocok karena selaras dengan minat pada aplikasi sosial. Bagi yang lain, BSc lebih menarik karena menawarkan struktur sains. Karena itu, memilih gelar bukan soal gengsi, tetapi soal kecocokan.

Dampak Pemilihan BA atau BSc terhadap Karier dan Studi S2

Pilihan antara BA dan BSc psikologi tidak berhenti di jenjang S1. Banyak jalur studi lanjut dan profesi yang memiliki persyaratan akademik tertentu. Program psikologi klinis, misalnya, sering mensyaratkan latar belakang BSc karena pendekatan ilmiahnya. Sementara itu, BA Psychology memberikan fleksibilitas yang luas untuk berkarier di bidang sosial, organisasi, dan human-centered. Lulusan BA tetap bisa melanjutkan ke S2, tetapi biasanya ke program yang tidak terlalu berfokus pada aspek klinis atau medis. Inilah alasan mengapa memahami tujuan jangka panjang menjadi sangat penting sebelum memilih jalur studi.

Kesalahan Umum dalam Memilih BA atau BSc Psikologi

Kesalahan yang sering terjadi adalah memilih berdasarkan asumsi bahwa BA lebih mudah atau BSc lebih bergengsi. Ada juga yang memilih hanya karena mengikuti teman atau tren, tanpa memahami konsekuensinya di masa depan. Padahal, masing-masing jalur memiliki tantangan sendiri dan menuntut kemampuan yang berbeda. Ketidaksesuaian antara minat dan jalur studi sering kali baru terasa di tengah perkuliahan, ketika pilihan sudah sulit diubah.

Penutup: Memilih Jalur Psikologi yang Tepat Sejak Awal

Jurusan psikologi di luar negeri menawarkan lebih dari satu jalan, dan itulah kekuatannya. Bachelor of Arts dan Bachelor of Science sama-sama membuka peluang, tetapi dengan arah yang berbeda. Memahami perbedaannya sejak awal membantu calon mahasiswa memilih jalur yang paling sesuai dengan cara belajar, minat, dan rencana masa depan.

Bagi Gen Z yang sedang mencari jati diri akademik, bagi calon mahasiswa S1 yang ingin belajar dengan nyaman, dan bagi orang tua yang menginginkan kepastian arah studi anaknya, keputusan ini layak dipertimbangkan secara matang.

Konsultasi Jurusan Psikologi di Luar Negeri Bersama AUG

Jika kamu masih bingung menentukan apakah BA atau BSc Psychology yang paling cocok, AUG学生服务 siap membantu. Tim konsultan AUG dapat membantu menganalisis minat, tujuan karier, serta pilihan universitas di luar negeri agar keputusan yang diambil benar-benar sesuai dengan rencana jangka panjang.

Kalau kamu ingin bertanya lebih lanjut atau berdiskusi langsung, kamu bisa menghubungi tim AUG. Konsultasi ini bisa menjadi langkah awal untuk memastikan kamu tidak salah pilih jalur sejak awal.

FAQ Seputar Jurusan Psikologi BA dan BSc

1. Apakah BA dan BSc Psychology sama-sama diakui secara internasional?
Ya, keduanya sama-sama diakui secara internasional. Perbedaan utamanya bukan pada pengakuannya, melainkan pada fokus akademiknya. BA (Bachelor of Arts) biasanya lebih fokus pada aspek humaniora dan sosial, sedangkan BSc (Bachelor of Science) lebih menekankan pada metode ilmiah, riset, dan aspek biologi dari perilaku manusia.

2. Apakah BA Psychology bisa lanjut ke psikologi klinis?
Hal ini sangat bergantung pada persyaratan universitas tujuan untuk jenjang Master atau Doktor. Namun, secara umum jalur psikologi klinis atau neuropsikologi lebih sering mensyaratkan latar belakang BSc atau mata kuliah sains/riset yang lebih kuat yang biasanya ada di kurikulum BSc.

3. Apakah BSc Psychology lebih sulit dibanding BA?
Tingkat kesulitan bersifat subjektif dan bergantung pada kecocokan minat mahasiswa. BSc akan terasa lebih menantang bagi mereka yang kurang menyukai statistik dan biologi, sementara BA mungkin terasa lebih berat bagi mereka yang kurang menyukai penulisan esai kritis dan teori sosial.

4. Apakah lulusan BA Psychology punya peluang kerja yang luas?
Tentu saja. Lulusan BA memiliki peluang kerja yang sangat luas di bidang yang berfokus pada interaksi manusia (*human-centered*), seperti Human Resources (HR), konsultasi pendidikan, kebijakan sosial, pemasaran, hingga komunikasi korporat.

5. Apakah perlu konsultasi sebelum memilih BA atau BSc?
Sangat disarankan. Karena perbedaan kurikulum antara BA dan BSc dapat memengaruhi syarat studi lanjut (S2/S3) di negara tertentu, konsultasi akan membantu memastikan jalur yang kamu ambil sesuai dengan rencana karier jangka panjangmu.

Penting untuk Diketahui: Di beberapa negara seperti Inggris (UK), pastikan program yang kamu pilih terakreditasi oleh lembaga profesi seperti BPS (British Psychological Society) agar memudahkan sertifikasi nantinya.

Masih bingung menentukan apakah BA atau BSc yang lebih cocok dengan profil akademismu? Konselor kami siap membantu membedah kurikulum universitas impianmu secara gratis.

Kamu berencana 马来西亚, kuliah di China, kuliah di New Zealand, 美国, kuliah di Kanada, kuliah di Switzerland, atau 印度尼西亚语?秃顶的退休人员咨询服务 AUG 印度尼西亚!您可以在网上咨询,也可以直接联系我们,我们会为您提供最优质的服务。

您可以在接下来的时间里在 AUG 印度尼西亚网站上点击查看。Yuk, mulai langkah baru buat wujudkan 州乡村 坦帕-里贝特

 

Tertarik Konsultasi?

联系 AUG学生服务 如需了解更多信息,请点击这里!

AUG 雪邦 (新办公室)
WhatsApp:+62 8777-6-777-284
AUG 北干巴鲁 (新办公室)
WhatsApp:+62 822-8806-0935
Blog Page Indonesia

 

Konsultasi Gratis

 

Lengkapi formulir berikut untuk memulai Konsultasi Gratis dengan Counsellor AUG Student Services

消息

zh_CNChinese